Tetapi saat manasik haji, batu kerikil dapat diganti dengan gulungan kertas atau pipilan jagung agar tetap aman dan tidak berbahaya jika mengenai teman.
Saat melempar jumrah, anak-anak hanya melemparkan beberapa kertas saja ke dalam tiga jumrah dan bergantian dengan temannya untuk melakukan lempar jumrah.
5. Tawaf
Tawaf merupakan rangkaian ibadah haji yang dilakukan dengan berjalan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran.
Untuk anak TK dan SD yang melakukan manasik haji, tawaf hanya dilakukan beberapa putaran saja sebagai simbolisasi dengan miniatur Ka'bah.
Saat memulai tawaf, anak-anak diminta untuk berdiri menghadap Hajar Aswad seraya mengangkat tangan dan membaca:
"Bismillahi Allahu Akbar".
Ketika tawaf berlangsung, anak-anak juga diajarkan untuk mencium Hajar Aswad dengan mengucapkan
"Bismillahirrahmanirrahim".
6. Sa'i
Pada ibadah haji yang asli, sa'i dilakukan dengan berlari-lari kecil dari bukit Safa ke Marwah sebanyak tujuh putaran.
Namun saat manasik haji, anak-anak hanya mengelilingi beberapa putaran saja sebagai simbolis.
Saat anak-anak menuju Safa, diusahakan untuk membaca takbir dan juga tahlil.
Setelah dari bukit Safa, anak-anak kemudian melanjutkan perjalanan ke bukit Marwah sambil berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT.
7. Tahallul