internasional

Presiden Moldova Maia Sandu Mengutuk Rudal Jelajah Rusia yang Masuki Wilayah Udara Negaranya

Sabtu, 11 Februari 2023 | 08:10 WIB
Presiden Moldova, Maia Sandu kutuk pelanggaran wilayah udaranya oleh Rusia (Emerging Europe)

PORTAL KALTENG - Presiden Moldova Maia Sandu mengutuk pelanggaran wilayah udaranya oleh rudal Rusia.

Pelanggaran wilayah terjadi kedua kali oleh Rusia terhadap wilayah Moldova pada konflik dengan Ukraina ini.

Pelanggaran pertama pada Oktober silam dan yang kedua masuknya rudal jelajah Rusia ke wilayah udara Moldova pada Kamis lalu.

Baca Juga: Lirik Lagu Toms Diner yang Kerap Muncul di Reels Instagram : I am sitting In the morning

Pada Oktober tahun lalu, Moldova menuduh Rusia melanggar wilayah udara negara itu dengan rudal yang ditembakkan ke sasaran di Ukraina dari kapal perang di Laut Hitam seperti yang dilansir TASS.

Selain itu, ada laporan bahwa pecahan rudal yang ditembakkan dengan sistem rudal antipesawat S-300 jatuh di negara tersebut.

Setelah pecahan salah satu rudal ditemukan pada 5 Desember, Moldova mengeluarkan protes kepada duta besar Rusia untuk negara itu, Oleg Vasnetsov, dan mengusir seorang pegawai kedutaan.

Baca Juga: Kabupaten Kapuas Akan Adakan Lomba Sumpit atau Manyipet, Peserta Terbuka Untuk Warga Kalselteng

Kremlin sendiri tak sampaikan bantahan dan permintaan maaf kepada Moldova.

Kementerian Pertahanan telah bekerja sama dengan badan-badan terkait lainnya di negara itu untuk memantau secara dekat situasi di kawasan itu dan mengutuk keras pelanggaran wilayah udara republik," kata juru bicara kementerian Alla Diaconu.

Posisi Moldova sendiri berusaha menjaga netralitas negaranya terkait konflik Rusia dan Ukraina.

Baca Juga: Debit Sungai Kahayan di Kalimantan Tengah Naik, Beberapa Pemukiman di Kota Palangkaraya Terancam Tergenang

Diketahui sepanjang operasi militer khusus ini Rusia kerap melanggar wilayah udara negara tetangganya.***

Tags

Terkini