KALIMANTAN SATU - Korban tewas akibat gempa di Turki dan Suriah dikabarkan meningkat pasca pergerakan tim penyelamat.
Untuk Turki dikabarkan mencapai 1000 orang tewas sedangkan di Suriah mencapai 461 orang.
Update korban tewas di Suriah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan setempat lewat halaman Facebook-nya.
Baca Juga: Tak Peduli Jenis, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba yakin Akan Dapat Bantuan Jet Tempur
Menurut kementerian Suriah setidaknya 1.326 warga dikabarkan terluka namun statistik korban belum final, kata Kementerian Kesehatan.
Provinsi Aleppo, Latakia, Tartus dan Hama di Suriah, yang terletak di barat dan barat laut negara itu adalah yang paling terpukul.
Gempa ber magnitudo 7,7 melanda provinsi Kahramanmaras di tenggara Turki pada Senin pagi.
Baca Juga: Film Ant-Man and the Wasp: Quantumania Kapan Tayang? Ini Jadwal dan Sinopsisnya
Menurut statistik terbaru, lebih dari 1.000 orang tewas dan pada sore hari, gempa baru berkekuatan 7,6 tercatat di Turki.
Beberapa gempa kuat, salah satunya mencapai 7,7 skala richter, mengguncang bagian tenggara Turki pada awal 6 Februari.
Gelombang kedua diukur pada 7,6 melanda di dekatnya pada sore hari, menyebabkan kerusakan dan kehancuran tambahan.
Sampai sekarang, lebih dari 1.500 korban telah dilaporkan di Turki dan lebih dari 500 di Suriah.
Negara-negara Eropa telah mengirim lebih dari 10 misi penyelamatan ke Turki.***
Artikel Terkait
Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang yang ditemukan Tewas Tanpa Busana
Ukraina Rebut Kembali Snake Island atau Pulau Ular dari Tangan Rusia dan Sekutunya
Dalam 3 Hari Crowdfunded Warga Lithuania Sukses Beli 1 Unit Drone Bayraktar TB2 untuk Ukraina
Bencana Banjir yang Serius Melanda Kota Seoul, Curah Hujan yang Tinggi di Korea Dianggap sebagai Pemicu
Apa Yang Terjadi Ketika Ratu Elisabeth II Meninggal? Berikut 7 Hal yang Akan Dilakukan oleh Kerajaan Inggris
Menteri Pertanan Ukraina, Oleksii Resnikov Akan Sampaikan Rincian Paket Bantuan dari Amerika Serikat
Kyiv Klaim 3 Helikopter Hempur Rusia Jenis Ka 52 Alligator DItembak Jatuh Pasukan Ukraina di Kherson
Gencatan Senjata Tak Terbukti, Militer Rusia dari Wagner Group Kembali Serang Pasukan Ukraina
Kota Bakhmut Menjadi Front Terpanas Konflik Rusia dan Ukraina, Pertempuran Berlangsung Sepanjang Hari
Tak Peduli Jenis, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba yakin Akan Dapat Bantuan Jet Tempur