KALIMANTAN SATU - Front terdepan konflik Rusia Ukraina semakin panas mendekati 1 tahun invasi negeri Beruang Merah ini.
Wilayah Bakhmut menjadi front terpanas pertempuran antara Rusia dan Ukraina.
Intelijen Pertahanan Inggris menyampaikan jika pasukan Rusia telah mempersulit situasi bagi para pembela Bakhmut selama seminggu terakhir.
Laporan Itelijen Pertahanan Inggris menyatakan bahwa Rusia terus membuat kemajuan kecil dalam upayanya untuk mengepung kota Bakhmut.
"M03 dan H32 – dua jalan utama ke kota untuk pembela Ukraina – kemungkinan besar sekarang keduanya terancam oleh tembakan langsung, mengikuti gerak maju Rusia." ungkap laporan ini.
"Awal minggu ini, pasukan paramiliter Wagner Group kemungkinan besar merebut rute bawahan yang menghubungkan Bakhmut ke kota Siversk." lanjut laporan ini.
"Sementara beberapa rute pasokan lintas negara alternatif tetap tersedia untuk pasukan Ukraina, Bakhmut semakin terisolasi." tutup laporan intelijen Inggris.
Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa Rusia mengerahkan seluruh pasukannya untuk menerobos garis pertahanan Ukraina dan mengepung Bakhmut.
Selain itu pasukan Rusia juga melancarkan serangan di front Lyman.
Metode yang hampir sama seperti saat Rusia mengepung kota Mariupol tahun lalu mungkin akan kembali terjadi.***
Artikel Terkait
Partisan Ukraina Umumkan Sayembara Berhadiah 10 Ribu Dollar Untuk 'Gauleiter' Melitopol Pro Rusia
Perjuangan Ukraina Untuk Menjadi Anggota Uni Eropa Tunjukan Hasil Setelah 120 Hari Pertempuran Melawan Rusia
Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang yang ditemukan Tewas Tanpa Busana
Ukraina Rebut Kembali Snake Island atau Pulau Ular dari Tangan Rusia dan Sekutunya
Dalam 3 Hari Crowdfunded Warga Lithuania Sukses Beli 1 Unit Drone Bayraktar TB2 untuk Ukraina
Bencana Banjir yang Serius Melanda Kota Seoul, Curah Hujan yang Tinggi di Korea Dianggap sebagai Pemicu
Apa Yang Terjadi Ketika Ratu Elisabeth II Meninggal? Berikut 7 Hal yang Akan Dilakukan oleh Kerajaan Inggris
Menteri Pertanan Ukraina, Oleksii Resnikov Akan Sampaikan Rincian Paket Bantuan dari Amerika Serikat
Kyiv Klaim 3 Helikopter Hempur Rusia Jenis Ka 52 Alligator DItembak Jatuh Pasukan Ukraina di Kherson
Gencatan Senjata Tak Terbukti, Militer Rusia dari Wagner Group Kembali Serang Pasukan Ukraina