Dilantik Jadi PJ Gubernur Kalbar oleh Tito Karnavian Gantikan Sutarmidji-Ria Norsan, Ini Janji Harisson Azroi

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Rabu, 6 September 2023 | 17:05 WIB
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., resmi Melantik dan Mengambil Sumpah Janji Jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., di Kantor Kemendagri Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2023). (Dok. Adpim Pemprov Kalbar)
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., resmi Melantik dan Mengambil Sumpah Janji Jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., di Kantor Kemendagri Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2023). (Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., resmi Melantik dan Mengambil Sumpah Janji Jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., di Kantor Kemendagri Jakarta Pusat, Selasa 5 September 2023.

Pelantikan itu mengesahkan Penjabat Gubernur Kalbar memimpin Provinsi Kalimantan Barat.

Dengan dilantiknya Penjabat Gubernur yang baru, maka berakhirlah masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Definitif sebelumnya, yakni H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. dan Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H. yang telah menjabat selama 5 tahun sejak 2018 silam.

Penunjukkan Pj Gubernur ini tertuang dalam Surat Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 74/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur.

Pasca dilantik, Pj Gubernur Kalbar Harisson Azroi menyampaikan bahwa dirinya akan menjalankan arahan yang disampaikan oleh Mendagri salah satunya menjaga kondusifitas, ketertiban dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah mendatang.

"Untuk Pelaksanaan Pemilu Tahun 2024, saya akan menjaga situasi lebih kondusif," tuturnya.

Baca Juga: 10 Daftar Pj Gubernur 2023 Terbaru yang Sudah Diputuskan Presiden Jokowi ! Pj Gubernur Kalbar Harrison Azroi

Terkait berita hoax yang sering beredar selama tahun politik, Pj Gubernur akan berupaya mengatasi penyebaran hoax dengan kerjasama antara Dinas terkait dan Media agar masyarakat Kalbar tak termakan dengan berita-berita hoax.

"Sebenarnya yang jadi masalah ini adanya berita hoax, kita akan memerangi hoax ini dengan lebih mengaktifkan atau menggencarkan Dinas Kominfo dengan media-media yang ada di Kalbar," ujarnya.

Masih terkait Pemilu atau Pilkada, dirinya juga menjelaskan bahwa anggaran untuk pemilu yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sudah dianggarkan.

"Jadi untuk Pemilu ini yang perlu disiapkan yaitu anggaran Pemilu, Pak Mendagri kemarin sudah menetapkan agar kita (Pemprov Kalbar) memenuhi anggaran untuk pemilu sebanyak 40% yang dibutuhkan untuk KPU maupun Bawaslu.

"Tahun depan akan kita anggarkan juga jadi anggaran untuk pemilu mendatang ini TA 2023 dan TA 2024 maupun ada TA 2025 sebagian," jelas Pj Gubernur.

Baca Juga: Kafilah Kota Pontianak Runner Up MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar. Edi Rusdi Kamtono Apresiasi Kerja Keras

Harisson juga mengungkapkan akan menekan angka stunting di Kalbar, karena target dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024 adalah 14 persen.

Sedangkan angka stunting di Kalbar masih 27 persen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Adpim Pemprov Kalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X