KALIMANTANSATU.COM, SAMBAS - Sempat viral di media sosial Facebook (FB) tentang seorang warga yang mengendarai sepeda motor terkena lilitan tali layang-layang.
Dalam postingannya, warga itu melampirkan foto lehernya yang terluka di bagian leher.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Personel Polsek Pemangkat bergerak cepat lakukan penertiban para pemain layang-layang di Jalan Raya Desa Sebtuan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu 25 Mei 2024.
Kapolsek Pemangkat AKP Ambril mengatakan, personelnya juga aktif di media sosial.
Ketika ada keluhan warga yang mengeluh di media sosial dan menyangkut ketertiban, sudah pasti Polsek Pemangkat akan merespons.
"Anggota kami pasti akan turun,” tegasnya.
Penertiban dilakukan kepada para pemain layang-layang agar tidak ada korban lagi.
Sekaligus menghindari potensi kecelakaan lantaran anak-anak yang mengejar layang-layang di jalan raya.
"Kami terjun ke lapangan guna menertibkan pemain layang-layang di pinggir jalan raya dan memberikan imbauan agar bermain layang-layang di tempat yang jauh dari jalan raya dan aliran listrik," tandasnya AKP Ambril.
(*)
Artikel Terkait
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/Tumbak Kaputing Gagalkan Penyelundupan Sabu 15,75 Kg Perbatasan Sambas
Jasad Bocah Sambas Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Hilir Sungai Sebawi. Awalnya Mandi, Lalu Terseret Arus dan Tenggelam
Hilang Sepekan dan Belum Ditemukan, Pencarian Warga Sambas di Perairan Sungai Sambas Besar Dihentikan oleh Tim SAR Gabungan
Satu Wanita Ditangkap Polres Sambas Karena Kasus Narkoba Jenis Sabu. Ini Sejumlah Barang Bukti yang Diamankan
Sempat Dipelihara Layaknya Keluarga, Warga Sambas Serahkan Buaya Muara Ukuran 2 Meter dan Berat 60 Kg Secara Sukarela ke Polsek Jawai Selatan
Innalillahi, Jasad Bocah Kabupaten Sambas Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai. Korban Tak Muncul Setelah Terjun saat Mandi Bareng Teman