KALIMANTANSATU.COM, KETAPANG - Dua orang pria berinisial AAL (30 tahun) dan JJ (29 tahun) ditangkap Polsek Sandai di rumahnya Desa Merimbang Jaya, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu 5 Juni 2024 malam WIB.
Keduanya ditangkap lantaran diduga pengedar dan pemakai sabu.
Adapun sejumlah barang bukti yang diamankan oleh polisi diantaranya 1 klip besar berisi narkotika jenis sabu.
Kemudian, ada 7 klip berisi narkotika jenis sabu seberat 6,6 gram bruto.
"Ada juga uang tunai Rp150 ribu, HP, dan buku catatan jual beli narkotika," ungkap Kapolsek Sandai, Ipda Dewa Jaya Ferugosta pada Jumat 7 Juni 2024.
Kedua pelaku, kata Dewa, sudah digelandang ke Mapolres Ketapang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
AAL dan JJ dijerat Pasal 114 (1) dan atau Pasal 112 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik.
"Ancaman hukuman pidana kurungan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar," tandas Kapolsek Sandai, Ipda Dewa Jaya Ferugosta.
(*)
Artikel Terkait
Nggak Kapok Baru Keluar dari Lapas Mempawah, Residivis Narkoba Kubu Raya Ditangkap oleh Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Kubu Raya Karena Jual Sabu
Wakapolres Singkawang Kompol Tri Prasetyo Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Anggota Polisi yang Terlibat Kasus Narkoba
Sering Suplai Sabu ke Kecamatan Kubu, Dua Pria Kubu Raya Ditangkap Satres Narkoba Polres Kubu Raya. Ini Sejumlah Barang Bukti yang Diamankan
Dua Wanita Muda Melawi Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Karena Kasus Narkoba Jenis Ekstasi yang Dibeli dari Pontianak
Miliki 12 Paket Klip Sabu Siap Edar, YF Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Kapuas Hulu di Simpang Silat, Kecamatan Silat Hilir
Kerap Edarkan Sabu, Pemuda Kabupaten Sambas Ditangkap oleh Satuan Resnarkoba Polres Sambas saat Duduk di Warung
5 Tersangka dan Barang Bukti 21,2 Kg Sabu Diserahkan Mayjen TNI Iwan Setiawan ke Kepala BNN RI. Hasil Tangkapan Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/TK
Beri Apresiasi TNI Gagalkan Penyelundupan 21,2 Kg Sabu di Perbatasan RI-Malaysia, Pj Gubernur Harisson Akui Wilayah Kalimantan Barat Sangat Rawan