Kronologis Warga Tewas Tertimpa Excavator Mini di Putussibau Utara Kapuas Hulu. Awalnya Hendak Melakukan Penggalian Tanah untuk Kolam

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 5 Agustus 2024 | 10:47 WIB
Seorang pria bernama Hendri (41 tahun) meninggal dunia setelah tertimpa satu unit alat berat excavator mini di Desa Sibau Hulu, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 3 Agustus 2024 sekitar jam 14:00 WIB. (Kalimantansatu.com/Dok. Polres Kapuas Hulu)
Seorang pria bernama Hendri (41 tahun) meninggal dunia setelah tertimpa satu unit alat berat excavator mini di Desa Sibau Hulu, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 3 Agustus 2024 sekitar jam 14:00 WIB. (Kalimantansatu.com/Dok. Polres Kapuas Hulu)

KALIMANTANSATU.COM, KAPUAS HULUSeorang pria bernama Hendri (41 tahun) meninggal dunia setelah tertimpa satu unit alat berat excavator mini di Desa Sibau Hulu, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu 3 Agustus 2024 sekitar jam 14:00 WIB.

Saat itu, mini excavator hendak digunakan untuk pengerjaan kolam di tanah milik korban.

Awalnya, saksi sekaligus operator excavator mini bernama Kusnadi tersebut bertemu korban dan menyampaikan bahwa penggalian kolam sudah siap dikerjakan.

"Korban sedang menjemur kratom. Setelah didatangi saksi, korban pergi ke rumah RU," ungkap Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Putussibau Utara Iptu Jauhari dalam keterangannya pada Minggu 4 Agustus 2024.

Baca Juga: Sempat Hilang 7 Hari saat Cari Pakis di Hutan, Nenek Kapuas Hulu Ditemukan Dalam Kondisi Selamat

Sesampainya di rumah RU, korban meminta izin agar excavator mini tersebut dapat melewati pekarangan rumahnya.

Seusai mendapatkan izin dari RU, lanjut Iptu Jauhari, korban dan Kusnadi langsung berangkat menggunakan alat excavator untuk menuju ke tanah milik korban.

"Setelah alat melewati pekarangan rumah saudara RU, korban meminta saudara Kusnadi untuk mengambil jalur dari sebelah kiri kolam pak Asan," terangnya.

Permintaan korban tersebut karena mengingat lokasi tanah penggalian jaraknya lebih dekat.

Kusnadipun mengiyakan dan membawa excavator mini itu melalui jalur sesuai permintaan korban.

Di luar dugaan, setelah berjalan kurang lebih 50 meter, tiba-tiba excavator mini itu tumbang secara perlahan ke bagian sebelah kiri.

Baca Juga: Miliki 12 Paket Klip Sabu Siap Edar, YF Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Kapuas Hulu di Simpang Silat, Kecamatan Silat Hilir

Tanah di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu diduga terlalu lembut.

Panik lantaran excavator akan tumbang, sontak korban ingin melompat ke bagian sebelah kiri.

"Korban ditarik oleh Kusnadi, dan meminta untuk tetap bersamanya di dalam excavator," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X