kalbar-borneo

Pj Gubernur Kalbar Harisson Beri Apresiasi Capaian Panen Raya Padi di Bengkayang. Segini Jumlah Produksi Padinya

Kamis, 7 Maret 2024 | 15:41 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari menghadiri panen raya padi seluas 22,5 hektare bersama Kelompok Tani (Poktan) Balo Banuan di Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kamis 7 Maret 2024. (Kalimantansatu.com/Humas Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, BENGKAYANG - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari menghadiri panen raya padi seluas 22,5 hektare bersama Kelompok Tani (Poktan) Balo Banuan di Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kamis 7 Maret 2024.

Mereka juga didampingi Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dan Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang Anita Darwis.

Saat ini, luas lahan sawah di Desa Setia Jaya yang juga sedang memasuki masa panen, yakni seluas 136 hektare.

Dengan rata-rata per hektarnya mampu menghasilkan sekitar empat ton Gabah Kering Giling (GKG), dan pelaksanaan panen sebanyak dua kali dalam setahun.

Sehingga, produksi GKG di desa tersebut dalam panen raya kali ini mencapai sekitar 544 ton.

Baca Juga: Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Jajal Sepeda Listrik Karya Siswa SMKN 2 Putussibau

Hasil panen ini secara umum disimpan oleh masing-masing rumah tangga petani dalam bentuk GKG, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga mereka untuk satu tahun ke depan.

Pj Gubernur Kalbar Harisson mengungkapkan, jika melihat produksi padi dari masing-masing daerah se-Kalbar, untuk saat ini daerah paling tinggi adalah Kabupaten Sambas, Landak, dan Ketapang.

Namun khusus untuk panen raya kali ini dirinya sengaja memilih Kabupaten Bengkayang, dengan tujuan untuk memberikan motivasi lebih kepada para petani untuk lebih giat dan menghasilkan padi di Kabupaten Bengkayang.

“Saya memilih Kabupaten Bengkayang ini untuk menyemangati Pak Bupati dan para petani di sini. Hal ini karena memang saat ini produksi padi di Kalbar pada periode tahun 2022 ke 2023 menurun, tapi malah di Kabupaten Bengkayang, produksi padi mengalami kenaikan.

"Termasuk Kapuas Hulu dan Landak. Untuk itu saya memberikan apresiasi kepada Pak Bupati dan petani, yang terus meningkatkan produksi. Terbukti Bengkayang berhasil menyingkat,” kata Harisson.

Baca Juga: Buka Gerakan Pangan Murah di Pasar Raya Sintang, Pj Gubernur Kalbar Harisson : Untuk Meringankan Beban Masyarakat

Orang nomor satu di Kalbar ini berpesan agar Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui perangkat daerah terkait terus meningkatkan produksi pangan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia.

“Lalu meningkatkan produktivitas tanaman melalui penerapan Intensifikasi pada setiap tahapan proses produksi hulu sampai hilir, juga meningkatkan luas panen, ” imbuhnya.

Menurut data yang dihimpun dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, untuk bulan Februari 2024, dari 2.617 hektare luas panen di Kabupaten Bengkayang, berhasil memproduksi padi sebanyak 7.855 ton GKG, atau setara dengan 5.159 ton beras. Sementara kebutuhan 291.752 penduduk Kabupaten Bengkayang bulan Februari 2024, hanya memerlukan 2.042 ton beras.

Halaman:

Tags

Terkini