Berdasarkan data yang sama pada tahun 2023, panen padi sawah Kabupaten Bengkayang mencapai 13.789 hektare.
Dengan luasan tersebut berhasil memproduksi GKG sebanyak 44.347 ton, atau setara dengan 29.127 ton beras.
Lalu kebutuhan untuk 290.464 penduduk Kabupaten Bengkayang setahun pada 2023, sebanyak 28.352 ton.
Namun, jika melihat data se-Kalbar, untuk produksi padi kering giling di provinsi ini pada Februari 2024 mencapai 149.053 ton GKG.
Jumlah tersebut setara dengan 97.898 ton beras.
Sedangkan kebutuhan 5.525.789 penduduk Kalbar pada bulan Februari 2024 sebanyak 38.681 ton.
Jika melihat data produksi padi kering giling di Kalbar sepanjang 2023 mencapai 872.612 ton, atau setara dengan 573.132 ton beras.
Sementara kebutuhan 5.482.046 penduduk Kalbar pada 2023 mencapai 535.103 ton beras.
Sementara jika merujuk data dari BPS Kalbar, produksi padi (GKG) di Kalbar sepanjang 2023 mencapai 688.413 ton.
Jumlah tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 731.225 ton.
Lalu berdasarkan data BPS juga pada 2023 produksi beras di Kalbar mencapai 407.259 ton.
Jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yakni 432.587 ton.
BPS Kalbar juga mencatat pada 2023 hanya 22 persen lahan sawah di Kalbar yang mendapatkan irigasi.
Dari total 425.225 hektare total lahan sawah di seluruh kabupaten/kota se-Kalbar, hanya 94.517 hektare yang mendapatkan irigasi.
Artikel Terkait
Fokus 5 Program Pembangunan Utama di Kapuas Hulu ! Pj Gubernur Kalbar Harisson Paparkan saat Musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2025
Buka Gerakan Pangan Murah di Kapuas Hulu, Pj Gubernur Harisson : Pemprov Kalbar Terus Berupaya Kendalikan Inflasi dan Ringankan Beban Masyarakat
Buka Gerakan Pangan Murah di Pasar Raya Sintang, Pj Gubernur Kalbar Harisson : Untuk Meringankan Beban Masyarakat
Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari Jajal Sepeda Listrik Karya Siswa SMKN 2 Putussibau