KALIMANTANSATU.COM, SAMBAS - Upaya pencarian Sukardi di perairan Sungai Sambas Besar dihentikan setelah belum membuahkan hasil hingga sepekan berlalu.
Hingga saat ini, keberadaan Sukardi belum diketahui.
Sebagai informasi, seorang warga laki-laki asal Pemangkat bernama Sukardi (58 tahun) dikabarkan hilang dalam sebuah pelayaran di Perairan Sungai Sambas Besar, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat pada 27 April 2024 lalu.
Dalam kesehariannya, Sukardi berprofesi sebagai awak kapal.
Sukardi diperkirakan terjatuh dari kapal tempatnya bekerja.
Baca Juga: Terungkap Identitas Mayat di Sungai Kapuas Sintang yang Ditemukan oleh Warga Mengkurai
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra mengungkapkan, hilangnya Sukardi berawal sejak seminggu lalu.
Pada Senin 27 April 2024 jam 09:45 WIB, kapal itu berangkat dari Pelabuhan Tebas menuju Pelabuhan Penjajap.
"Setelah kapal mendekati Penjajap, nakhoda membangunkan awak kapal yang tertidur. Kemudian nakhoda memerintahkan awak kapal untuk melempar tali tambat. Pada saat itulah, korban diketahui sudah tidak berada di dalam kapal," papar I Made Junetra.
Ia menimpali, pencarian Sukardi oleh tim SAR gabungan dimulai sejak hari itu juga.
"Tim SAR gabungan menyisir permukaan perairan tempat korban terjatuh," timpalnya.
Setiap harinya, Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian.
Bahkan pada hari pencarian terakhir, telah mencapai tujuh nautical mile.
"Akan tetapi usaha pencarian Sukardi masih belum menemui hasil," imbuh I Made Junetra.