kalbar-borneo

Ada 14 Jalan Tikus, Polsek Sekayam Patroli Jarak Jauh dan Pengecekan Tapal Batas Indonesia-Malaysia yang berada di Polsubsektor Segumun Sanggau

Minggu, 5 Mei 2024 | 12:16 WIB
Polsek Sekayam Polres Sanggau melaksanakan Patroli Jarak Jauh (PJJ) dan Pengecekan Tapal Batas Indonesia-Malaysia yang berada di Polsubsektor Segumun, Dusun Segumun, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayan, Kabupaten Sanggau. (Kalimantansatu.com/Polres Sanggau)

KALIMANTANSATU.COM, SANGGAU - Terdapat 14 jalur tikus yang langsung terhubung dengan negara tetangga Malaysia di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

14 jalan tikus itu berpotensi menjadi jalur penyelundupan dan kegiatan ilegal lainnya.

Untuk menekan kerawanan dan tindakan ilegal di perbatasan RI dengan Malaysia tersebut, Polsek Sekayam Polres Sanggau melaksanakan Patroli Jarak Jauh (PJJ) dan Pengecekan Tapal Batas Indonesia-Malaysia yang berada di Polsubsektor Segumun, Dusun Segumun, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayan, Kabupaten Sanggau.

“Di Kecamatan Sekayam, ada 14 titik jalur perlintasan tradisional (jalan tikus_red) terhubung langsung dengan Sarawak Malaysia. Berpotensi terjadi kegiatan ilegal seperti penyelundupan barang, pengiriman pekerja non prosedural, termasuk pemasukan narkoba,” ungkap Kapolres Sanggau AKBP Suparno Agus Candra Kusumah melalui Kapolsek Sekayam AKP Muda Rezeki Pardosi, Sabtu 4 Mei 2024.

Baca Juga: Satu Bandar Narkoba Ditangkap Polsek Sekayam Polres Sanggau. Berawal dari Laporan Masyarakat Sebagai Bentuk Kepedulian

Selain PJJ, Polsek Sekayam juga mendirikan Pos Polisi di Dusun Segumun supaya pengawasan perbatasan lebih maksimal.

Tak hanya itu, informasi unit intelijen dan masyarakat setempat juga dimaksimalkan.

“Banyaknya jalur tikus di sepanjang garis perbatasan menjadi atensi dari pimpinan kami. Dan dalam upaya peningkatan pengawasan, maka sumber daya yang ada kami optimalkan, baik personel maupun kerjasama dengan semua pihak," terang AKP Muda Rezeki Pardosi.

"Polsubsektor Segumun untuk meningkatkan Patroli dan Pemantauan PMI (Pekerja Migran Indonesia_red) dan pengecekan penyelundupan barang Ilegal di jalan tikus," pungkasnya.

(*)

Tags

Terkini