Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kubur – kubur tua di kampung tersebut.
Rupanya kampung itu merupakan kampung transmigrasi lokal penanam lada yang berkembang di masa Kerajaan Banjar di bawah pemerintahan Sultan Musta’imbillah yang dikenal dengan Maruhum Panembahan (1650 – 1678).
Kemungkinan sekali Tabanio itu sendiri merupakan dari perkembangan penduduk Kampung Melayu.
(*)