Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kubur – kubur tua di kampung tersebut.
Rupanya kampung itu merupakan kampung transmigrasi lokal penanam lada yang berkembang di masa Kerajaan Banjar di bawah pemerintahan Sultan Musta’imbillah yang dikenal dengan Maruhum Panembahan (1650 – 1678).
Kemungkinan sekali Tabanio itu sendiri merupakan dari perkembangan penduduk Kampung Melayu.
(*)
Artikel Terkait
Mengenal Masjid Keramat Banua Halat Kalimantan Selatan ! Salah Satu Masjid Tertua di Kalsel yang Punya Daya Tarik Tiang Kayu Ulin Berposisi Miring
Sejarah Masjid Pusaka Banua Lawas Kalimantan Selatan ! Dibangun Atas Prakarsa Khatib Dayan dan Sultan Abdurrahman, Dibantu Tokoh-tokoh Dayak Islam
Mengenal Kubah Surgi Mufti Banjarmasin Kalimantan Selatan ! Makam Syekh Jamaluddin Al Banjari Bisa Menjadi Lokasi Wisata Religi di Banjarmasin
Sudah Tahu Sejarah Benteng Madang Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan ? Bangunan Ini Saksi Perlawanan Rakyat Banjar Menghadapi Penjajah Belanda
Mengenal Batur dan Balontang di Wilayah Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. Menyatu Dalam Kehidupan Masyarakat Dayak Maanyan, Deah Maupun Lawangan
Jejak Reruntuhan Benteng Tabanio di Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Peninggalan Peradaban Belanda yang Pernah Berjaya