Tetapi, korban memberontak dan memilih untuk tetap lompat.
Nahas, korban terjebak di tanah rawa-rawa yang yang ditumbuhi rumput bemban.
Pada saat bersamaan, excavator semakin miring dan akhirnya tumbang menimpa korban.
"Bagian tangan dan leher korban patah akibat tubuhnya tertimbun. Setelah kejadian, saksi berhasil keluar dan menginformasikan ke RU untuk pertolongan," bilangnya.
Tak hanya itu, peristiwa nahas ini juga dilaporkan ke Kepala Desa Sibau Hulu.
Akhirnya korban berhasil dievakuasi oleh masyarakat setempat.
Jenazah dibawa ke RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau untuk proses visum sesuai prosedur berlaku.
"Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Pontianak untuk dimakamkan setelah visum," tandasnya.
(*)