kalbar-borneo

Sempat Hilang Pasca Jatuh dari Jembatan Landak, Bocah Desa Angkayar Kuala Behe Landak Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

Minggu, 25 Agustus 2024 | 12:32 WIB
Ilustrasi tenggelam (Kalimantansatu.com/Pixabay Miller_Eszter)

KALIMANTANSATU.COM, LANDAK - Jasad bocah laki-laki berusia Tristan (10 tahun) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di di Sungai Behe, Desa Angkayar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, pada Jumat 23 Agustus 2024.

"Siang tadi korban telah ditemukan, Kondisi korban telah meninggal dunia," ungkap Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra, Jumat 23 Agustus 2024.

Baca Juga: Ungguli 37 Provinsi Lain di Indonesia, Pemprov Kalbar Rengkuh Prestasi di Ajang KEJAR Award 2024

I Made Junetra menimpali, posisi jasad korban masih pada area pencarian.

"Setelah pencarian selama tiga hari korban ditemukan di aliran Sungai Behe berjarak 150 Meter dari tempatnya terjatuh," jelasnya.

"Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," tandasnya.

Baca Juga: Warga Landak Inisial MR Tak Bisa Mengelak saat Diciduk Punya Sabu oleh Polisi. Ini Sejumlah Barang Bukti yang Diamankan

Sebelumnya diketahui seorang anak terjatuh dari jembatan di Desa Angkayar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 21 Agustus 2024.

Masyarakat dan unsur desa setempat telah melakukan pencarian hingga akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 23 Agustus 2024.

Sebagai informasi, Tim SAR gabungan adalah tim yang terdiri dari personel Basarnas, unsur masyarakat setempat, TNI, dan Polri.

(*)

Tags

Terkini