kalbar-borneo

Pemkab Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla ! Bupati Sujiwo Klaim Bukan Karena Kondisi Memburuk Tapi Kiriman Wilayah Lain

Kamis, 31 Juli 2025 | 10:19 WIB
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar apel siaga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada Senin (30/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Prokopim Pemkab Kubu Raya )

KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar apel siaga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada Senin (30/7/2025).

Apel sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran yang mengancam objek vital nasional, khususnya Bandara Internasional Supadio.

Bupati Sujiwo menyampaikan penetapan status tanggap darurat.

Bukan karena kondisi memburuk, melainkan sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga: Momen HUT ke-18 Kubu Raya, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Beri Pujian Pencapaian Selama Hampir Dua Dekade dan Kepemimpinan Era Sujiwo-Sukiryanto

“Kita punya objek vital yaitu bandara. Maka karhutla menjadi perhatian khusus. Kita tidak boleh lengah meskipun situasi masih terkendali,” ujar Sujiwo dalam apel tersebut.
 
Ia memberikan apresiasi terhadap sinergi antarpihak. Termasuk adanya bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa operasi modifikasi cuaca dan water bombing atau pemadaman melalui udara.
 
Meski terdapat asap di beberapa titik, Sujiwo klaim hal itu akibat kiriman dari wilayah lain.
 
Pemkab Kubu Raya, kata dia, telah membentuk Posko Terpadu Karhutla dengan melibatkan TNI, Polri, Damkar, dan relawan.
 
Politisi PDIP itu juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama jelang musim tanam.
 
Peringatan tegas juga diberikan kepada perusahaan perkebunan.
 
“Jika terbukti ada perusahaan membuka lahan dengan cara membakar, kami akan rekomendasikan ke aparat penegak hukum untuk ditindak,” tegasnya.
 
Sujiwo mengajak semua pihak untuk bersama-sama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. 
 
“Pencegahan adalah tanggung jawab bersama. Jangan ada yang lengah," pungkasnya
 
(*)
 
 

Tags

Terkini