"Alhamdulillah, seluruh kru berhasil diselamatkan,” ungkap Aiptu Ade dalam keterangannya, Senin (18/8/2025).
Baca Juga: Selain Indonesia, Ini 6 Negara yang Ikut Merayakan Hari Kemerdekaan pada Bulan Agustus
Hingga saat ini, upaya evakuasi kapal belum dapat dilakukan karena kondisi gelombang laut masih tinggi.
Lanjut Ade, petugas bersama masyarakat tetap berusaha menyelamatkan sebagian muatan kelapa.
Hal ini bertujuan agar tidak hanyut terbawa arus.
"Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta. Faktor cuaca menjadi penyebab utama kapal karam. Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para pemilik kapal motor dan nelayan, untuk selalu mengecek prakiraan cuaca dan memprioritaskan keselamatan dalam beraktivitas di laut,” imbau Aiptu Ade.
(*)