Praktik ini juga berpotensi merusak keadilan kompetisi di Strava. Papan peringkat dan rekor pribadi menjadi tidak lagi mencerminkan kemampuan asli, sehingga bisa mengecilkan semangat para pelari yang berusaha dengan jujur.
Fenomena Nyata di Indonesia
Salah satu contoh nyata datang dari Indonesia. Seorang remaja 17 tahun berinisial 'S' yang disebut memanfaatkan tren ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
"Di Strava, remaja dengan akun bernama @Satzzyy mematok tarif sekitar Rp10.000 per kilometer untuk kecepatan 4:00 menit/km, dan Rp5.000 per kilometer untuk kecepatan 8:00 menit/km," demikian pernyataan dari The Running Week dalam artikel yang sama.
Baca Juga: Padel Berhasil Geser Tren Tenis ! Olahraga Raket Ini Lagi Digandrungi Warga Dunia
Selain itu, terdapat penghasilan dari aktivitas remaja asal Indonesia tersebut saat menjadi joki strava.
"Pekerjaan terbesarnya sejauh ini memberinya penghasilan sekitar Rp100.000, atau lebih dari 5 persen upah minimum bulanan di Indonesia," sambungnya.
Walau saat ini populer di Indonesia, tren joki strava sejatinya memang telah menyebar secara global.
Sama seperti tren di medsos lainnya, dorongan untuk mendapatkan validasi dan pengakuan bisa membuat fenomena ini berkembang di berbagai negara lainnya.
(*)
Artikel Terkait
Padel Berhasil Geser Tren Tenis ! Olahraga Raket Ini Lagi Digandrungi Warga Dunia
Mengenal Sosok William Shakespeare ! Penyair Jenius yang Karyanya Masih Hidup dan Dipentaskan Dunia Hingga Kini
Peran Gen Z di Panggung Dunia Kerja, Generasi Penerang dari Temaram Ketidakpastian Ekonomi
Bisa Melonjak Tiba-Tiba, Bagaimana Cara Memperlambat Penuaan Manusia ?
Ini Tarif Lisensi General WAMI untuk Restoran, Kafe, Bar, Klub Malam, Hotel, Karaoke, Bioskop, Mall, Pertokoan, Stasiun TV, Radio Hingga Perkantoran
Transjakarta Karir Terbaru ! Lowongan Kerja SMA Posisi Pramudi Bus, Cek Kualifikasi Persyaratan dan Berkas Dokumen yang Diperlukan untuk Daftar Online
Tutorial Daftar Online RS Soewandhie Surabaya 2025 Terbaru Lewat HP di https://ehealth.surabaya.go.id ! Ketahui Caranya Sob, Jika Mau Berobat
Kebahagiaan Janda Usia 82 Tahun Sang Pembuat Sapu Lidi di Desa Leku Buru Selatan, Kini Rumahnya Direhab TNI saat TMMD 125 Kodim 1506/Namlea
Bisa Jadi Ide Bisnis, Susu Nabati dari Tren Gaya Hidup ke Peluang Cuan Menjanjikan
Mengenang Kisah Hidup Sosok Goh Cheng Liang, Pemilik Nippon Paint Meninggal di Usia 98 Tahun