otomotif

Kecewa Perbaikan Mobilnya Tidak Kunjung Selesai, Pengguna Ioniq 5 Kritik Hyundai: 'Gencar Promosi tapi Buruk Layanan After-Sales'

Sabtu, 21 Juni 2025 | 21:42 WIB
Perusahaan otomotif multinasional asal Korea Selatan, Hyundai. (Kalimantansatu.com/Dok. Unsplash Komorebi Photo)

KALIMANTANSATU.COM - Indra Nurzam Chalik Anwar, sebagai pengguna Ioniq 5 Hyundai mengungkapkan kekecewaan lantaran mobilnya tidak kunjung selesai diperbaiki usai dimasukkan ke bengkel Hyundai Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat, sejak Maret 2025 lalu.

Melalui laman Instagram pribadinya @indracanwar yang diposting pada 14 Juni 2025, Indra menuturkan telah menunggu perbaikan mobilnya selama 3 bulan.

"Tidak ada solusi, belum selesai juga, cukup 3 bulan saya memberi waktu 10 Maret sampai 10 Juni 2025, tidak lagi berharap mobil saya selesai," ungkap Indra.

Pengguna Ioniq 5 itu kemudian menyatakan ingin pergantian unit yang baru, seraya mengeluhkan layanan after-sales dari pihak Hyundai.

Baca Juga: Mobil Listrik Xpeng G6 Masuk Indonesia ! Janji Manis Mobil Listrik CBU Rp599 Juta, Mampukah Bertahan di Tengah Badai Persaingan?

"Saya mau penggantian unit baru, bahkan setelah komplain masuk media massa, tidak ada tindakan berarti dari @hyundaimotorgroup.official, @hyundaimotorindonesia," terang Indra.

"Manajemen buruk (saling lempar dari pusat ke dealer, begitu terus, komunikasi pengadaan barang jelek), mereka tidak menguasai produk mereka sendiri," tutupnya.

Terlihat dalam unggahannya, Indra diketahui membeli Ioniq 5 di dealer Hyundai Summarecon Bekasi, Jawa Barat pada Oktober 2024 lalu.

Pengguna Ioniq 5 itu membeli mobil secara kredit dengan asuransi all risk perluasan banjir dan huru-hara.

Sebelumnya Indra mengaku, mobil Ioniq 5 Hyundai yang dibelinya terendam banjir bandang yang melanda Jabodetabek pada awal Maret 2025. Kala itu, mobilnya sempat diderek menuju bengkel Hyundai Harapan Indah di Bekasi.

"Menjelang akhir Maret, sebelum libur Idul Fitri, petugas bengkel mengabarkan bahwa perbaikan mobil saya baru sampai tahap dibersihkan dari kotoran bekas banjir,” tutur Indra.

Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Quality Tegaskan Tourism Tak Hanya soal Jumlah Kunjungan, tapi Juga Pengalaman Unik untuk Wisatawan

Selama April, lanjut Indra, perbaikan mobilnya belum selesai dan sempat dipindahkan ke bengkel wilayah Kalimalang.

"Petugas bengkel mengatakan, dari 18 onderdil pengganti, yang tersedia baru dua, saya menunggu dalam ketidakpastian," ungkap Indra.

Kendati demikian, Indra mengaku dirinya tetap membayar angsuran Rp15 juta per bulan.

Halaman:

Tags

Terkini