Selain membahagiakan anak-anak tersebut, Windy juga berharap gerakan yang digagasnya ini dapat menginspirasi para pemuda untuk peka dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
“Untuk Disporapar peduli ini, diinisiasi dari 2020. Kami juga telah melaksanakan aksi-aksi sosial lain. Kia juga mempunyai 17 anak asuh stunting.
"Semoga dengan melaksanakan kegiatan berbagi di bulan ramadhan ini, seterusnya akan dilanjutkan bukan hanya di bulan ramadhan, kontinyu dan konsisten.
"Kita juga semangat untuk terus berbagi. Kita berharap ini menjadi motivasi bagi para pemuda, untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya dan berbagi walaupun sekecil apapun," tuturnya.
Sementara itu, salah satu dari keluarga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem yakni Sri orang tua yang mengasuh 3 orang anaknya di pedalaman Desa Kuala Dua tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada Windy yang telah membelikan baju lebaran untuk anak-anaknya.
"Terima kasih Ibu windy, sudah membelikan paket lebaran dan saya senang, saya bahagia, karena saya sudah 3 tahun ini tidak ada membelikan pakaian untuk anak-anak saya dan semoga tahun depan bisa ketemu lagi dan ibu selalu sehat, panjang umur serta dimurahkan rezeki," ucapnya.
Turut mendampingi PJ Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Barat Efy Masfiati, Pengurus Rumah Zakat, Pengurus TP PKK Provinsi dan jajaran Disporapar Provinsi Kalbar.
(*)