KALIMANTANSATU.COM - Beredar video seorang sopir Damri meninggal dunia dalam perjalanan Pontianak - Pangkalanbun pada Senin 3 Juni 2024 sekitar jam 09:40 WIB.
Bus DAMRI itu berpelat kuning dengan nomor polisi KB 7023 SL.
Berdasarkan rekaman video viral tersebut, terdengar suara seorang perempuan yang sedang mengabadikan video menginformasikan bawah pria tersebut adalah sopir Damri.
Jenazah sopir Damri tersebut terlihat tidak begerak di kursi bus.
"Astaghfirullah hal adzim. La Ilaha Ilallah. Supir Damri, supir Damri. Innalillahi wa innailaihi rojiun. Innalillahi wa innailaihi rojiun," ujarnya dalam video tersebut.
Baca Juga: Jadwal PPDB Kalbar 2024 SMA dan SMK Jalur Zonasi, Afirmasi/Disabilitas, Mutasi Hingga Prestasi
Anak Mohon Doa untuk Sang Ayah
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Kalimantansatu.com, sopir tersebut bernama Rusdiani.
Rusdiani merupakan supir Damri berusia 49 tahun.
Anak Rusdiani, Hafiz menerangkan, saat ini jenazah Rusdiani dalam perjalanan menuju rumah duka yang beralamat di Jalan Ayani 2, Komplek Pondok Indah Lestari (PIL), Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
"Sudah otw ke rumah. Bantu doanya kak," ungkap Hafiz saat dikonfirmasi Kalimantansatu.com pada Senin 3 Juni 2024 jam 14:20 WIB.
Seperti hari-hari biasanya, Rusdiani berangkat kerja dari rumah.
Hafiz menambahkan, Rusdiani memang memiliki riwayat penyakit kencing manis (diabetes melitus).
Namun, pihak keluarga menduga Rusdiani meninggal mendadak karena serangan jantung.
"Iya, sakit kencing manis. Tapi kena serangan jantung. Bantu doanya kak," tandasnya.