pontianak-kite

Wastra Khas Kalbar Pukau Pengunjung Gelar Karya Kreatif Dialok, Ini Kata Pj Gubernur Harisson dan Pj Ketua Dekranasda Kalbar Windy Prihastari

Minggu, 9 Juni 2024 | 10:34 WIB
Gelaran Karya Kreatif DIALOK (Dibuat Anak Lokal) di Dekranasda Kalbar menjadi panggung memukau bagi wastra Kalimantan Barat. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Gelaran Karya Kreatif DIALOK (Dibuat Anak Lokal) di Dekranasda Kalbar menjadi panggung memukau bagi wastra Kalimantan Barat.

Mengenakan busana tenun ikat khas Kalimantan Barat, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson bersama Pj Ketua Dekranasda Kalbar, Windy Prihastari menghadiri Gelar Karya Kreatif DIALOK serta talkshow potensi Wastra Kalbar di Dekranasda Kalbar, Sabtu 8 Juni 2024.

Dalam rangkaian acara ini, Pj Gubernur Kalbar Harisson beserta istrinya menyaksikan fashion show yang memamerkan wastra-wastra khas Kalimantan Barat diiringi permainan alat musik tradisional.

Mereka juga melakukan peninjauan hasil kerajinan wastra Kalimantan Barat.

Terlihat Pj Ketua Dekranasda ikut melakukan tulis batik.

Baca Juga: Apresiasi IKANMAS ARTS Festival ke-16 Tahun 2024, Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari Komitmen Dorong Masuk Kalender Event Kalbar

Pj Gubernur Harisson menekankan akan pentingnya peran aktif Dekranasda dalam membina perajin, penenun, dan desainer, serta menggandeng pemuda pelopor dalam mempopulerkan produk - produk maupun karya wastra lokal.

"Kita ingin terus mempromosikan dan menumbuhkembangkan tenun maupun ekonomi kreatif di Kalimantan Barat ini. Kita juga mengajak pemuda agar meningkatkan ketertarikannya terhadap tenun dan kreasi seni yang berasal dari Kalimantan Barat," ujar Harisson.

Ia berharap setidaknya minimal setiap bulan perlu ada diskusi yang melibatkan pengrajin untuk membahas satu produk mereka, filosofi dari tenun tersebut, cara mengembangkannya, serta strategi agar bahan baku murah, namun hasilnya tetap berkualitas sehingga harga lebih terjangkau.

"Ada salah satu tenun yang bahan bakunya diimpor dari luar negeri sehingga membuat tenun kita harganya agak tinggi, jadi ini adalah tugas kita bagaimana caranya agar bisa menemukan bahan baku yang kualitasnya sama tanpa harus impor dari luar," jelasnya.

Baca Juga: Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari Ingin Pekan Gawai Dayak Kalbar Masuk Kharisma Event Nusantara (KEN)

Pj Gubernur Kalbar juga menyampaikan apresiasinya atas pencapaian wastra Kalbar yang telah dikenakan oleh Presiden Jokowi dan tamu negara dalam Water World Forum di Bali beberapa waktu lalu.

"Suatu kebanggaan yang luar biasa bahwa wastra kita ini dipakai dalam forum dunia. Saya harap kita terus melakukan kegiatan pembinaan dan promosi dalam menumbuhkembangkan wastra kita ini," ungkapnya.

Pj Gubernur juga berterima kasih kepada direktur Bank Indonesia dan para pejabat yang telah menggunakan hasil kerajinan dan tenun khas Kalimantan Barat.

Prestasi Kalbar di bidang kerajinan juga mendapat sorotan, seperti penghargaan di Inaraft 2024 dan stand terbaik ke-2 di Expo HUT ke-44 Dekranasda.

Halaman:

Tags

Terkini