pontianak-kite

Anggota Polisi Pontianak Ditemukan Tewas Tergantung di Dapur Rumahnya. Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol R Petit Wijaya Sampaikan Dugaan Motif Awal

Senin, 10 Juni 2024 | 16:01 WIB
Ilustrasi mengakhiri hidup (Prod. Kalimantansatu.com via Pixabay OpenClipart-Vectors)

DISCLAIMER : Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan atau pernah terbesit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, berkonsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa sesuai domisili.

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Seorang anggota polisi pria di Pontianak Kalimantan Barat ditemukan tewas tergantung pada seutas tali warna hijau di dapur rumah kontrakannya, Gang Selat Sunda, Jalan Gusti Situt Mahmud, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalbar, pada Senin, 10 Juni 2024. pada Senin 10 Juni 2024 sekitar jam 04.30 WIB.

Jasadnya dilihat pertama kali oleh sang istri ketika hendak ke kamar mandi.

"Saat mau ke kamar mandi, istri korban menemukan suaminya tergantung di dapur," ungkap Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol R Petit Wijaya pada Senin 10 Juni 2024.

Baca Juga: Motif Polwan Bakar Suami di Mojokerto Terungkap. Ditetapkan Tersangka, Briptu FN Mengaku Kesal Terhadap Briptu RDW Karena Kerap Melakukan Hal Ini

Setelah diturunkan, jasad anggota Polri itu dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo.

"Tidak ada tanda kekerasan lain pada tubuh korban," timpalnya.

Saat ini, pihaknya masih mendalami motif anggota polisi itu nekat melakukan tindakan tersebut.

Namun, sejumlah keterangan dari orang-orang terdekat korban mengisyaratkan ada dugaan permasalahan ekonomi.

"Beberapa saksi sempat mendengar keluh kesah korban. Masih kami selidiki dan dalami," pungkasnya.

Korban Adalah Personel Polda Kalbar

Kapolsek Pontianak Utara AKP Suryadi menerangkan, anggota polisi tersebut adalah personel Polda Kalbar.

"Sudah menikah sekitar lima tahun. Punya dua anak. Korban tinggal di rumah kontrakan setelah mutasi dari Polres Sambas ke Polda Kalbar," ujarnya.

(*)

Tags

Terkini