Hingga Juli 2024, TPAKD telah melaksanakan 291 kegiatan yang juga melibatkan lebih dari 32.000 peserta.
Program Bank Mini Kalimantan Barat juga telah diimplementasikan di 68 SMK, dengan 7.419 pelajar menabung dan saldo mencapai Rp 812 juta.
Inovasi program terus dilakukan, seperti KEJAR Pramuka yang melahirkan "Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Pramuka" pada 14 Agustus 2024, kegiatan ini mencakup literasi keuangan, pembukaan 1.500 rekening SimPel/SimPel iB, dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BPD Kalimantan Barat dan Gerakan Pramuka, serta KEJAR Penyandang Disabilitas dengan peresmian Learning Center Pemberdayaan Disabilitas pada 11 Juli 2024, ini menjadi salah satu wadah untuk mendorong literasi keuangan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat umum.
Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam membangun masyarakat yang cerdas finansial dan inklusif.
Tak hanya itu, capaian tahun 2024 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, tidak hanya dari sisi inklusi keuangan, tetapi juga melalui program-program strategis seperti Bank Mini, KEJAR Pramuka, dan KEJAR Penyandang Disabilitas.
Inovasi dan komitmen berkelanjutan ini semakin mengukuhkan posisi Provinsi Kalimantan Barat sebagai yang terdepan dalam implementasi KEJAR di Indonesia.
Dengan pencapaian gemilang ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam implementasi program KEJAR.
“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh kita untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar dan masyarakat luas. Kami juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan program, meningkatkan kualitas implementasi, dan mengembangkan inisiatif baru yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat”, ucap Harisson.
Dengan semangat gotong royong dan tekad yang kuat, Kalimantan Barat optimis dapat menjadi teladan nasional dalam membangun generasi muda yang cerdas finansial, mandiri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Prestasi ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga sebuah tanggung jawab untuk terus memberikan yang terbaik bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat”, tandasnya.
(*)