KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Upaya maksimal Dekranasda Kalbar dalam memperkenalkan wastra dan kerajinan khas daerah telah menunjukkan hasil.
Bahkan, semakin dikenal oleh masyarakat luar Kalbar atau nasional hingga internasional.
Sebelumnya, wastra Kalbar menjadi pilihan Presiden RI dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10, lalu Wakil Presiden beserta Istri memakai Wastra Kalbar dalam agenda Peringatan HUT RI ke-79.
Tak sampai disitu wastra dan kerajinan Kalbar juga dipilih untuk mengisi Galeri Nusantara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Hal ini tentunya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalbar untuk mempromosikan wastra dan kerajinan Kalbar kepada seluruh Provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Jangan Mudah Percaya ! Waspada Penipuan Catut Nama Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian Lewat WhatsApp
Melihat promosi yang telah dilakukan, membuat tamu para Istri Menteri dari Sarawak Malaysia dan juga Ketua DWP BPK Kalbar mengunjungi Dekranasda Kalbar, Senin 2 September 2024.
Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Kalbar.Windy Prihastari Harisson turut melayani tamu yang datang dan memperkenalkan secara langsung wastra-wastra dan kerajinan khas daerah Kalbar.
"Jadi kami dari Dekranasda Kalbar Provinsi selalu ingin mempromosikan semua produk - produk wastra dan kerajinan Kalbar agar dikenal oleh masyarakat Kalbar, nasional bahkan internasional," kata Windy.
Dirinya menyebut promosi yang dilakukan Dekranasda membuahkan hasil dan mengalami kebanjiran pengunjung.
"Beberapa hari ini kita sedang banyak kedatangan pengunjung. Alhamdulillah sejak awal 2024 dengan berbagai macam event, kemudian kita mengikuti pameran dan barang-barang kita banyak terjual," ujarnya.
Selain itu, Windy berharap dengan adanya promosi maupun pameran yang telah dilaksanakan dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas.
"Mudah-mudahan kriya dan wastra kita semakin dikenal, yang nantinya akan sangat membantu perekonomian masyarakat Kalbar khususnya kepada para perajin dan pelaku ekonomi kreatif lainnya," tutup Windy sembari berharap perekonomian masyarakat Kalbar terus meningkat.
(*)