KALIMANTANSATU.COM, KUBU RAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Bandara Supadio Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat Senin 23 September 2024 sekitar jam 20:10 WIB.
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson bersama Forkopimda Kalbar turut menyambut kedatangan Jokowi dan rombongannya.
Presiden Joko Widodo hendak meresmikan proyek strategis BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) atau Proyek Smelter Grade Alumina (SGAR) yang dioperasikan oleh PT Bauksit Alumina Indonesia (PT BAI) di Kabupaten Mempawah.
Yakni, proses injeksi pengolahan bauksit pertama menjadi alumina sudah bisa dilakukan pada kuartal IV tahun 2024.
"Kita harapkan Bapak Pangdam, Bapak Kapolda serta didukung instansi terkait dapat memastikan agar kunjungan beliau nanti berjalan aman lancar, tertib, dan aman," ucap Pj Gubernur Kalbar Harisson.
Baca Juga: Pj Gubernur Kalbar Harisson Minta Kemenhub Keruk Muara Sungai Kapuas agar Kapal Tidak Terjebak
Suatu Kehormatan
Sementara itu, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan menyebut, kedatangan Presiden Jokowi ke Kalimantan Barat menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan.
"Untuk kesekian kalinya, Bapak Jokowi hadir ditengah-tengah kita. Datang ke Kalimantan Barat. Kita semua siap untuk mengamankan kunjungan kerja Bapak Presiden ke Kalimantan Barat," terangnya saat apel gelar pasukan pengamanan kunjungan Presiden RI di Lapangan Tidayu Makodam XII/Tanjungpura, Senin 23 September 2024.
Pihaknya memastikan totalitas melakukan pengamanan sejak mendarat, selama kegiatan, hingga pulang kembali dengan nyaman.
"Tentunya ini dukungan dari semua pihak. Terutama Pak Pj Gubernur, Pak Kapolda dan Pak Kajati dan unsur lainnya. Kita yakinkan mengecek kesiapan personel, kesiapan kendaraan ataupun perlengkapan lainnya dalam rangka mendukung untuk pengamanan VVIP," katanya.
Di pihak lainnya, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan, kepolisian mendukung apa yang sudah dirancang, direncanakan dan dilaksanakan oleh Pangdam XII/Tpr.
“Posisi kami tentu membantu di jalur ring 3. Kita harus melaksanakan secara totalitas, membuat nyaman beliau. Dari rundown kegiatan ada fungsi-fungsi kepolisian ada juga untuk dilaksanakan, fungsi deteksi pergerakan-pergerakan yang dapat menghambat kegiatan. Kita siap semuanya, tentu kita memantau terus jangan sampai ada kejadian yang kita tidak inginkan," ungkap Kapolda Kalbar.
(*)