pontianak-kite

Erlina Norsan Dilantik Sebagai Ketua TP PKK Kalbar dan Tim Pembina Posyandu

Jumat, 21 Februari 2025 | 17:41 WIB
Erlina yang merupakan Istri Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan resmi dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)/ Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalbar periode 2025-2030. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Erlina yang merupakan Istri Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan resmi dilantik menjadi Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)/ Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalbar periode 2025-2030.

Pelantikan secara resmi dipimpin oleh Ketua Umum TP PKK dan Pembina Posyandu Tri Suswati di Aryanusa Ballroom, Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Erlina mengisi posisi yang sebelumnya dijabat oleh Windy Prihastari.

Saat itu, Windy Prihastari menjabat sebagai Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Kalbar selama masa transisi.

Ketua Umum TP PKK Tri Suswati berharap agar Ketua TP-PKK/ TP Posyandu Provinsi melakukan langkah-langkah pemetaan prioritas program.

Baca Juga: Jelang Dilantik Menjadi Gubernur Kalbar, Ria Norsan Mohon Doa Masyarakat agar Lancar

Pertama, mengidentifikasi kebutuhan spesifik daerah antara lain terkait ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemberian makanan bergizi dan peningkatan pelayanan Posyandu pada 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terdiri atas enam bidang.

Hal ini guna meningkatkan kesejahteraan, ketahanan, dan kesehatan warga.

"Kedua, penguatan kelembagaan kemitraan dan sinergi yaitu mengoptimalkan koordinasi kerjasama dengan perangkat daerah, akademisi, dunia usaha dan organisasi masyarakat untuk mendukung kegiatan PKK/TP Posyandu serta peningkatan kapasitas dan kader PKK dan kader Posyandu melalui pelatihan rutin melalui peningkatan persiapan keluarga serta peningkatan dan pemenuhan layanan dasar terkait 6 SPM," ungkap Tri Suswati dalam sambutannya.

Ketiga, lanjut dia, inovasi dan digitalisasi yaitu peningkatan teknologi untuk efektivitas program pemanfaatan flatform daring untuk kader PKK dan kader Posyandu.

Baca Juga: Sorotan Khusus: Mendikti Saintek Brian Yuliarto Singgung UKT ke Rektor ! Menkeu Sri Mulyani Pastikan Beasiswa KIP Tak Dipangkas

Keempat, membangun atau menginisiasi sistem informasi yang efektif dan akuntabel.

Lalu Kelima, untuk persiapan rakernas 10 PKK agar dipersiapkan dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan gerakan PKK yang sejalan dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2017 sekaligus menyiapkan Renja PKK Tahun 2026.

"Keenam, dengan dilantiknya sebagai Ketua TP-PKK/ Posyandu Provinsi agar segera dibentuk Tim Pembina Posyandu provinsi dan memfasilitasi secara berjenjang sampai ke tingkat desa, kelurahan, bersama perangkat daerah yang mengampu 6 SPM menyiapkan rencana strategis Posyandu 2025-2023 sebagaimana RPJMN Presiden RI," paparnya.

Sinergi Pemerintah

Halaman:

Tags

Terkini