“Saya sangat mengapresiasi launching hari ini untuk kegiatan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2025 yang ke-33 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu. Saya lihat persiapannya sudah sangat matang," ungkap Gubernur Ria Norsan saat sambutan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjut Ria Norsan, akan terus mendukung kegiatan MTQ secara menyeluruh, baik dari sisi finansial maupun moral, termasuk bagi para juara yang akan mewakili daerah ke tingkat nasional.
Ia menekankan bahwa MTQ bukan semata-mata ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi lebih dari itu merupakan bagian dari syiar Islam yang memperkuat nilai spiritual dan moral dalam kehidupan masyarakat.
"Harapan kita, MTQ ini bukan hanya ajang lomba membaca Al-Qur’an dan mencari juara, tapi menjadi momentum menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Muslim,” timpalnya
Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kapuas Hulu sebagai tuan rumah.
Menurutnya, MTQ bukan hanya sebagai ajang keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi dan kerukunan masyarakat yang multikultural.
“Penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi kami. MTQ ini memberi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah keragaman yang kami miliki,” ucapnya.
Pendaftaran Masih Berlangsung
Ketua LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa mengungkapkan dasar pelaksanaan MTQ Ke-33 ditetapkan melalui sejumlah keputusan gubernur, termasuk pembentukan panitia pelaksana dan penetapan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai tuan rumah.
"MTQ tahun ini akan diikuti oleh peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, dengan total partisipasi diperkirakan mencapai 1.155 orang. Terdiri dari peserta, ofisial, dewan hakim, serta tim asistensi," ujarnya.
Saat ini, pendaftaran peserta masih berlangsung hingga 15 Agustus 2025, dan hingga tanggal 7 Agustus tercatat sudah 334 peserta terdaftar.
"Persiapan penyelenggaraan telah mencapai 80 persen, dan sisanya ditargetkan rampung dalam waktu dekat," imbuhnya.
Rencananya, kegiatan technical meeting akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2025 di Kapuas Hulu.