Mengenal Le Bourget Sport Climbing Venue Panjat Tebing Olimpiade Paris 2024. Gelar Dua Kategori ! Speed Climbing dan Boulder Lead Climbing

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Rabu, 7 Agustus 2024 | 11:59 WIB
Le Bourget Sport Climbing Venue di Olimpiade Paris 2024 (Kalimantansatu.com/Dok. Olympics)
Le Bourget Sport Climbing Venue di Olimpiade Paris 2024 (Kalimantansatu.com/Dok. Olympics)

Dinding panjat sementara yang dipasang dapat, seperti halnya kolam renang sementara untuk Olimpiade atau bangunan olahraga perkotaan La Concorde, digunakan kembali setelah acara selesai di lokasi yang akan ditentukan, yang akan memberi manfaat bagi asosiasi, klub, dan masyarakat setempat.

Informasi 

  • Departemen: Seine-Saint-Denis
  • Kota: Le Bourget
  • Jarak dari Desa Olimpiade dan Paralimpiade: 7 km ke arah timur
  • Tempat pertandingan terdekat: Dugny Media Village, La Courneuve Shooting Range, Stade de France, Olympic Aquatics Centre
  • Transportasi umum : Halte Le Bourget RER B, lalu jalan kaki 800 m ke tempat acara, dan Halte Le Bourget T11, lalu jalan kaki 900 m ke tempat acara
  • Fasilitas parkir sepeda untuk penonton : Rue Anizan Cavillon - 93350 Le Bourget
  • Informasi aksesibilitas : Tempat parkir pengguna kursi roda / Zona penurunan penumpang penyandang disabilitas Rue des Jardins - 93350 Le Bourget

Aturan Panjat Tebing Olimpiade

Di Olimpiade, panjat tebing melibatkan tiga format: bouldering, speed, dan lead.

Dalam bouldering, atlet memanjat dinding setinggi 4,5 m tanpa tali, dalam waktu terbatas dan dengan upaya sesedikit mungkin.

Speed adalah perlombaan spektakuler melawan waktu dalam babak eliminasi satu lawan satu yang menggabungkan presisi dan ledakan.

Atlet terbaik memanjat dinding setinggi 15 m dan kemiringan lima derajat dalam waktu kurang dari enam detik untuk pria dan kurang dari tujuh detik untuk wanita.

Dalam ajang utama, para atlet memanjat setinggi mungkin di dinding setinggi lebih dari 15 m dalam waktu enam menit tanpa melihat rute sebelumnya.

Rute untuk ajang ini semakin rumit dan menantang selama ajang berlangsung, yang membutuhkan seluruh kemampuan fisik dan mental para atlet.

Di Tokyo, setiap atlet berkompetisi di ketiga disiplin dan skor akhir mencerminkan hasil gabungan dari ketiga kompetisi.

Pendaki dengan skor terendah membawa pulang medali emas Olimpiade pertama dalam sejarah panjat tebing.

Di Olimpiade Paris 2024, dua kompetisi akan memahkotai juara olimpiade mereka sendiri dalam panjat tebing.

Satu akan menjadi kompetisi gabungan bouldering dan lead, dan yang kedua hanya akan menampilkan speed event.

Sejarah Panjat Tebing di Olimpiade

Panjat tebing pertama kali dipertandingkan di Olimpiade pada Olimpiade Pemuda Buenos Aires tahun 2018.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Olympics

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X