"Sama seperti kami berusaha memperbaiki Liga Indonesia, kami juga menekankan kepada klub-klub untuk tidak melanggar kontrak dengan pemain," tambah Erick. "Kami ingin tidak ada lagi isu pemain yang tidak dibayar."
Untuk itu, PSSI juga akan menerapkan sistem licensing klub pada tahun depan.
Klub yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi pengurangan poin. Ini menjadi bagian dari upaya PSSI untuk menstandarisasi kualitas klub-klub di Liga Indonesia.
Proses Penyelesaian Kompensasi
Mengenai kompensasi, Erick menjelaskan bahwa pengacara dari kedua belah pihak akan segera bertemu untuk menyepakati besaran dan detail kompensasi yang sesuai dengan nilai kontrak Shin Tae Yong.
“Coach Shin Tae Yong menandatangani surat terima, dan pengacara masing-masing pihak akan berdiskusi untuk menyelesaikan masalah kompensasi ini,” ujarnya.
Erick menekankan bahwa PSSI tetap akan melaksanakan kewajiban kepada Shin Tae Yong dengan baik, dan berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan damai.
Selain itu, dia juga menambahkan bahwa PSSI akan terus menjaga komitmen yang telah dibuat demi menjaga citra baik federasi.
Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI
Sebagai konsekuensi dari pemutusan kontrak ini, PSSI diharuskan untuk membayar kompensasi sebesar Rp88 miliar kepada Shin Tae Yong.
Jumlah ini merupakan sisa kontrak yang masih berlangsung selama dua tahun, berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada April 2024.
Shin Tae Yong pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia pada tahun 2020, setelah direkrut oleh Ketua PSSI saat itu, Mohammad Iriawan.
Dengan gaji awal sekitar Rp1,15 miliar per bulan, Shin Tae Yong diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam sepak bola Indonesia.
Hasilnya, Timnas Indonesia berhasil berkompetisi di ajang-ajang bergengsi seperti Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
Sosok Pengganti Shin Tae-yong Terjawab ! Fabrizio Romano Sebut Patrick Kluivert Pelatih Timnas Indonesia yang Baru dan Diperkenalkan 12 Januari 2025
Dibela Korsel hingga Disindir Malaysia ! Begini Nyinyir Media Asing Soal Keputusan PSSI Pecat Shin Tae-yong dari Posisi Pelatih Timnas Indonesia
Selain Kontroversi Erick Thohir Pecat STY, Intip 3 Kasus Ketum PSSI yang Pernah Bikin Geger Pecinta Sepak Bola di Indonesia
Berjuang Bersama Timnas Indonesia Demi Tiket Piala Dunia 2026, Pesan STY Usai Resmi Dipecat PSSI Ini Bikin Merinding
Dear Ketum PSSI, Hati-Hati Salah Melangkah ! Intip Perbandingan Karier Kepelatihan Shin Tae-yong vs Patrick Kluivert
Apakah Bakal Meroket atau Merosot ? Begini Lika-Liku Perjalanan Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia Naik 46 Peringkat di Ranking FIFA
Kepergian STY Bikin Pemain Timnas Indonesia Susah Move On ! Dari Cerita Ernando yang Diminta Operasi Bahu hingga Sosok Berharga Bagi Rizky Ridho
Ketika Jemari Fabrizio Romano Ketik "HERE WE GO" untuk Patrick Kluivert Menjadi Pelatih Pengganti Shin Tae-yong, Sesuai Kode Erick Thohir ?
Mengulik Ciri Khas Strategi Kluivert Kala Jadi Pelatih Timnas Curacao hingga Adana Demirspor ! Menyerang dan Tajam di Atas Lapangan
Pemecatan Shin Tae-yong Viral di Medsos ! Penerjemah Jeong Seok-seo 'Jeje' Bagi Postingan 'Lelaki Tidak Bercerita'. Justin Hubner Juga Ikut Bereaksi
Pesan Menyentuh Shin Tae-yong ke Nova Arianto : Maaf Aku Tidak Bisa Sampai Akhir
Ketika Bung Towel Tersenyum Lebar Melihat PSSI Tak Lagi Bersama STY: Bolehkah Kami Merindukan Juara ?
Dear Penggemar Garuda, Mari Sambut Pelatih Baru Timnas Indonesia dengan Legowo, Ini Alasan PSSI Cari Pengganti STY hingga Soal Penguasaan Ruang Ganti
Exco PSSI hingga Pengamat Sepak Bola Sepakat Timnas Indonesia Wajib Move On Masuki Era Baru demi Tiket Piala Dunia 2026
Pernah Bilang Tak Ingin Lagi Bahas STY, Kini Coach Justin Minta Penggemar Timnas Indonesia Move On ke Patrick Kluivert
Pro Kontra Penggemar Timnas Indonesia Jadi Gosip Hangat di Vietnam, dari Kedatangan Patrick Kluivert hingga Kepergian Shin Tae-yong
Bagaimana Nasib Saham Rp267 Miliar Milik Raffi Ahmad di STY Foundation Setelah Shin Tae Yong Dipecat dari Pelatih Timnas ? Benarkah akan Melayang ?