Jadi Fenomena ! Mengapa Warga Indonesia Ramai Tinggalkan Facebook demi Eksis di TikTok ? Apakah YouTube Masih Digandrungi pada Tahun 2025 ?

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:26 WIB
Ilustrasi media sosial Facebook (FB). (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay Firmbee)
Ilustrasi media sosial Facebook (FB). (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay Firmbee)

KALIMANTANSATU.COM - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis hasil survei terbaru mengenai profil internet warga di Indonesia pada 2025.

"Tingkat penetrasi internet di Indonesia sebesar 80,66 persen, jumlah penduduk yang terkoneksi mencapai 229,4 juta jiwa dari total populasi 284,4 juta jiwa di 2025," tulis APJII dalam laporan surveinya yang dikutip pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Salah satu sorotan utama adalah perubahan besar dalam preferensi media sosial warga RI, terutama peralihan dari Facebook ke TikTok.

Pada 2024, Facebook masih menjadi jawara media sosial di Indonesia dengan 34,85 persen pengguna. Kendati demikian, posisinya tergeser jauh. Tahun 2025, Facebook anjlok ke urutan ketiga dengan 21,58 persen pada tahun 2025.

Baca Juga: 21 Ide Bisnis Online Menjanjikan untuk Pemula ! Bisa Menjadi Cara Menghasilkan Uang untuk Keluarga Sob

Sebaliknya, TikTok mencatat lonjakan yang luar biasa. Dari hanya 18,61 persen pada 2024, kini TikTok meroket ke peringkat pertama dengan 35,17 persen pengguna.

Pada posisi kedua, ada YouTube dengan 23,76 persen. Meski angkanya turun sedikit dibanding 2024 yang mencapai 27,53 persen, platform berbagi video ini tetap menjadi favorit bagi generasi lebih tua, khususnya Gen X (kelahiran 1965–1980).

APJII mencatat YouTube digandrungi 31,66 persen Gen X, 39,11 persen Baby Boomers (kelahiran 1948–1964), bahkan 45,45 persen generasi Pre-Boomer (kelahiran sebelum 1945).

Fakta ini menunjukkan YouTube menjadi ruang utama bagi generasi senior untuk menikmati konten digital.

Sementara itu, Instagram menempati posisi keempat dengan 15,94 persen, sedikit turun dari 16,07 persen pada 2024. Twitter (kini X) bertahan di urutan terakhir dengan 0,56 persen, nyaris tidak berubah dari tahun sebelumnya.

Warga RI yang berbondong-bondong pindah dari Facebook ke TikTok dipengaruhi oleh perubahan cara masyarakat mengkonsumsi konten.

Baca Juga: Danantara Indonesia dan IFG Gelar Corporate Communication Gathering untuk Perkuat Kolaborasi Komunikasi dan Stakeholder Management

TikTok dinilai menawarkan video singkat, cepat, dan interaktif lebih sesuai dengan pola penggunaan masyarakat Indonesia saat ini.

Bagi perempuan, TikTok menjadi aplikasi paling populer dengan persentase 37,55 persen.

Sedangkan di kalangan laki-laki, YouTube menempati posisi pertama dengan 26,31 persen, diikuti TikTok sebesar 32,98 persen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X