KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Kia Sales Indonesia menegaskan komitmen dalam mengembangkan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV Ecosystem) di Indonesia sebagai bagian dari strategi elektrifikasi jangka panjang.
Fokus pengembangan ini mencakup kesiapan teknologi kendaraan listrik serta perluasan portofolio produk yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia, termasuk segmen MPV, guna mendukung transformasi mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Langkah ini menandai strategi pengembangan EV Ecosystem Kia di Indonesia yang dirancang secara bertahap.
“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Kia. Dalam menghadirkan kendaraan listrik, kami ingin memastikan bahwa kesiapan teknologi, kualitas produk, dan pengalaman kepemilikan berjalan seiring, sehingga pertumbuhan elektrifikasi dapat berkembang secara sehat dan relevan dengan pasar Indonesia,” ujar Bayu Riyanto, Managing Director Kia Sales Indonesia, pada 21 Januari 2026.
Baca Juga: Melalui Transform Business 2026, IFG Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan
Sejumlah model kendaraan listrik Kia yang telah dikembangkan secara global berperan sebagai representasi kesiapan teknologi tersebut dan menjadi fondasi dalam pengembangan EV Ecosystem di pasar nasional.
Kehadiran lini kendaraan listrik ini mencerminkan kesiapan Kia dalam menghadirkan produk yang dikembangkan secara komprehensif di tingkat global dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Fondasi Teknologi Global sebagai Basis Pengembangan EV
Pengembangan kendaraan listrik Kia secara global didukung oleh Electric-Global Modular Platform (E-GMP), sebuah platform khusus kendaraan listrik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas berbasis baterai.
Platform ini menjadi fondasi teknis bagi pengembangan lini kendaraan listrik Kia, dengan fokus pada efisiensi sistem penggerak, performa berkendara, serta fleksibilitas pengembangan berbagai segmen kendaraan, termasuk kendaraan penumpang dan keluarga.
Melalui E-GMP, Kia mengoptimalkan penempatan baterai dan komponen utama kendaraan listrik guna menghasilkan distribusi bobot yang lebih seimbang, sekaligus mendukung peningkatan stabilitas dan kenyamanan berkendara.
Fondasi teknologi ini digunakan dalam pengembangan kendaraan listrik Kia secara global, memungkinkan adaptasi produk yang relevan dengan karakter serta kesiapan masing-masing pasar, termasuk Indonesia, seiring dengan rencana perluasan portofolio EV Kia ke berbagai segmen di masa mendatang.
Artikel Terkait
Hasil RDG : Bank Indonesia Pertahankan BI Rate 4,75% ! Perry Warjiyo Beberkan Arah Bauran Kebijakan Moneter, Makroprudensial dan Sistem Pembayaran
BPA Kejaksaan RI Lelang 1 Kapal Tanker MT Arman 114 Berbendera Iran, Barang Rampasan Negara dari Terpidana Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba
Hasil RUPSLB NSSS : Dudung Abdurachman dan Djasa Pinara Gusti Diangkat Menjadi Komisaris Nusantara Sawit Sejahtera yang Baru
MPXL Dirikan PT Tambang Raya Sejahtera, Bos MPX Logistics International Ungkap Bidang Usaha dan Tujuannya
Targetkan Kebangkitan Komoditas Kelapa Nasional Lewat Kebun Rakyat, Apa Upaya Kementerian Pertanian ?
Berada di Atas Tanah Lanud TNI AU Pangeran M Bun Yamin, Pemerintah Cabut Sertifikat HGU SGC Group Seluas 85.244,925 Hektare di Lampung
Update Sidang Korupsi Tata Kelola Pertamina : JPU Triyana Setia Putra Anggap Keterangan Saksi Nicke Widyawati Mendukung Uraian Dakwaan
BEI Deteksi Ada Transaksi 101,7 Juta Saham FITT di Pasar Nego, Begini Penjelasan Manajemen Hotel Fitra International
Pengendali Baru Saham FITT Jinlong Resources Investment Bakal MTO ! Manajemen Hotel Fitra International Ungkap Kabar Terbaru Penawaran Tender Wajib
Melalui Transform Business 2026, IFG Perkuat Customer Centricity dan Penciptaan Nilai Berkelanjutan