travel-kuliner

Mengenal Profil Taman Nasional Gunung Rinjani ! Awalnya Ditetapkan Sebagai Kawasan Marga Satwa oleh Gubernur Hindia Belanda, Pernah 9 Kali Meletus

Kamis, 26 Juni 2025 | 11:29 WIB
Jalur Senaru Taman Nasional Gunung Rinjani (Kalimantansatu.com/Dok. Rinjani National Park)

KALIMANTANSATU.COM - Nama Gunung Rinjani menjadi viral beberapa hari terakhir pascakejadian jatuhnya pendaki asal Brasil Juliana Marins.

Juliana terjatuh ke jurang sedalam 150–200 meter di titik Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ia mendaki melalui jalur Sembalun pada 20 Juni bersama 12 pendaki lainnya.

Setelah proses pencarian intensif selama beberapa hari, namun nyawa Juliana Marins tidak tertolong dan ditemukan sudah meninggal dunia pada Selasa 24 Juni 2025.

Jasad Juliana Marins berhasil dievakuasi tim SAR gabungan pada Rabu 25 Juni 2025.

Sejak dahulu, Gunung Rinjani memang dikenal memiliki cuaca yang cepat berubah dan kerap ekstrem, terlebih di kawasan puncak dan sekitar Danau Segara Anak.

Baca Juga: Pendaki Gunung Muria Jovita Meninggal Dunia Setelah Sempat Terperosok ke Jurang saat Perjalanan Turun. Pihak UMKU Ucap Duka Cita Mendalam

Hal ini menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi, jika ada korban jatuh di medan terjal seperti jurang atau tebing.

Air Terjun Panas Danau Segara Anak Taman Nasional Gunung Rinjani (Kalimantansatu.com/Dok. Rinjani National Park)

Tentunya, evakuasi jenazah Juliana Marins menjadi sorotan internasional dan menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam pendakian gunung, khususnya bagi wisatawan asing yang menjelajahi jalur ekstrem di Indonesia.

Sejarah Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR)

Dikutip dari laman resmi Rinjani National Park, dimasa lampau Gunung Rinjani diperkirakan mencapai ketinggian ± 5.000 m diatas permukaan laut dengan letak sebelah barat Gunung Rinjani.

Kini, pada jaman Praquarter (>1,8 Juta Tahun yang lalu) daerah Rinjani merupakan endapan batuan sedimen.

Potret pencitraan satelit kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) (Kalimantansatu.com/Dok. Rinjani National Park)

Halaman:

Tags

Terkini