Mengenal Profil Taman Nasional Gunung Rinjani ! Awalnya Ditetapkan Sebagai Kawasan Marga Satwa oleh Gubernur Hindia Belanda, Pernah 9 Kali Meletus

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 26 Juni 2025 | 11:29 WIB
Jalur Senaru Taman Nasional Gunung Rinjani (Kalimantansatu.com/Dok. Rinjani National Park)
Jalur Senaru Taman Nasional Gunung Rinjani (Kalimantansatu.com/Dok. Rinjani National Park)

Kawasan TNGR terletak di Pulau Lombok, secara geografis terletak antara 116°21’30” - 116°34’15” BT dan 8°18’18” - 8°32’19” LS merupakan daerah bergunung-gunung dengan ketinggian mulai 500 – 3726 m dpl (Puncak Rinjani), dengan variasi kemiringan lahan bervariasi : datar, bergelombang, berbukit sampai bergunung.

Gunung-gunung yang ada disekitar kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani diantaranya : Gunung Pelawangan (± 2.658 m dpl), Gunung Daya (± 2.914 m dpl), Gunung Sangkareang (± 2.588 m dpl), Gunung Buah Mangge (± 2.895 m dpl) dan Gunung Kondo (± 2.947 m dpl).

Zonasi Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani

Sesuai dengan SK Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor : SK 243/KSDAE/SET/KAS.0/6/2017 tentang Penataan Zona pada Taman Nasional Gunung Rinjani.

Maka guna kepentingan pengelolaan sebagai Taman Nasional di Indonesia, kawasan TNGR dibagi menjadi beberapa zona pengelolaan yaitu :

 Zona Inti : 17.110,18 Ha

 Zona Rimba : 10.603,18 Ha 

 Zona Pemanfaatan : 10.563,77 Ha

 Zona Rehabilitasi : 1.062,93 Ha

 Zona Tradisional : 1.760,09 Ha

 Zona Khusus : 184,06 Ha

 Zona Religi : 45,80 Ha

JUMLAH : 41.330,00 Ha

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X