KALIMANTAN SATU - Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului dari Kampung Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser Kalimantan Timur sukses raih Kalpataru di tahun 2022 ini.
Prestasi dari MHA Mului dari Kampung Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser patut diacungi jempol dengan kesuksesannya meraih penghargaan Kalpataru ini.
MHA Mului dari Kampung Mului, Desa Swan Slutung, Kabupaten Paser, Kaltim ini menjadi satu dari 10 penerima penghargaan Kalpataru yang rencananya akan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Penghargaan Kalpataru adalah penghargaan paling bergengsi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI).
Penghargaan ini diberikan kepada pihak yang dianggap berhasil dan berjasa dalam penyelamatan lingkungan seperti yang telah dilakukan MHA Mului.
Penerima penghargaan ini bisa diberikan kepada sebuah kelompok ataupun individu yang memiliki peran dalam melestarikan lingkungan.
Baca Juga: Larangan Ekspor Dicabut Namun Harga TBS Kelapa Sawit Masih Rendah, Pemprov Kalteng Tetapkan Harga
10 penerima penghargaan ini ditetapkan melalui surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor SK.533/MENLHK/PSKL/PSL.3/5/2022.
MHA Mului dari Kampung Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser, Kaltim ini masuk dalam kategori Penyelamat Lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim EA Rafiddin Rizal menjelaskan, penghargaan Kalpataru yang diterima oleh MHA Mului menjadi bukti bahwa masyarakat Kaltim sadar betul pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan.
Baca Juga: 5 Fakta Baru Soal Pencarian Emmeril Khan Mumtadz, Putra Ridwan Kamil di Sungai Aare, Bern, Swiss
Selain itu dengan menerima penghargaan ini merupakan pengakuan dan apresiasi terhadap perorangan maupun kelompok masyarakat yang secara aktif memelihara kearifan lokal dalam menjaga lingkungan.
"Ini menambah jumlah penghargaan Kalpataru yang telah diperoleh oleh masyarakat Kalimantan Timur selama beberapa tahun terakhir, dan kebanggaan tersendiri, setelah dua tahun terakhir karena situasi pandemi, Kaltim dapat memperoleh kembali penghargaan Kalpataru," ucapnya, pada Jumat 3 2022 seperti yang dilansir kaltimprov.go.id
Artikel Terkait
Menparekraf Sandiaga Uno Hadiri Festival Budaya Saijaan di Kotabaru, Kalimantan Selatan
PPDB Kalteng 2022, SMAN 2 Kota Palangkaraya Akan Buka Pendaftaran Online pada 28 Juni 2022
Pemprov Kaltara Adakan FDG Pemanfaatan Komoditi Unggulan Pertanian dan Perikanan Unggulan Ekspor
Oknum Guru di Pangkalan Bun Lakukan Pemukulan Terhadap Siswa, Aksi Tersebut Viral di Media Sosial
Dinas Perhubungan Keluarkan Aturan Penggunaan Sepeda Listrik ada Tujuh Ketentuan
Tidak Pulang Beberapa Hari, Seorang Wanita Laporkan Suaminya yang Diduga Selingkuh Ke Polisi
Lestarikan Permainan Tradisional Layang-layang, KORMI Malinau Kalimantan Utara adakan Lomba Layangan Hias
Akhirnya, Kepala Desa Dadahup, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Lepas dari Jerat Tindak Pidana
Saksikan Festival Budaya Dayak Kenyah akan Digelar Akhir Juni Ini di Desa Pampang ,Samarinda, Kalimantan Timur
Larangan Ekspor Dicabut Namun Harga TBS Kelapa Sawit Masih Rendah, Pemprov Kalteng Tetapkan Harga