KALIMANTAN SATU - Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mengungkapkan semenjak Kaltim ditetapkan menjadi wilayah Ibu Kota Negara (IKN), wisatawan dan pengunjung melonjak drastis.
Penetapan IKN Nusantara ini memang berimbas besar ke sektor pariwisata Kalimantan Timur, dibandingkan periode 2018 tercatat ada lonjakan pengunjung sekitar 300 persen.
Salah satu tujuan dari pengunjung dan wisatawan ke Kalimantan Timur adalah titik nol IKN Nusantara yang juga menjadi lokasi kendi tempat tanah dari seluruh penjuru Indonesia disatukan.
“Sebelum libur lebaran, kami sudah perkirakan ada lonjakan kunjungan wisata karena pembatasan bepergian selama dua tahun ini. Ternyata itu benar,” kata Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi, ST seperti yang dilansir dispar.kaltimprov.go.id.
Data Kunjungan yang dikeluarkan Dinas Pariwisata Kalimantan Timur mencatat ada lonjakan sebesar 300 persen jumlah pengunjung wisata pada musim hari libur panjang hari raya Idul Fitri.
Setelah melewati survei dan wawancara kepada masyarakat, Dinas Pariwisata Kaltim menemukan bahwa saat ini pariwisata sudah menjadi sebuah kebutuhan.
Baca Juga: North Macedonia VS Georgia, Prediksi Skor Hasil Pertandingan UEFA Nations League Kamis 9 Juni 2022
"Jika melihat data yang ada pada Dispar Kaltim pada tahun 2018. Maka, kunjungan wisatawan di objek wisata ini naik 300 persen. Jadi, kami melakukan riset kecil, survei dan wawancara bahwa saat ini masyarakat sudah menganggap pariwisata adalah sebuah kebutuhan,” katanya.
Dalam data tersebut tercatat setidaknyan ada 21 ribu orang yang berwisata khusus ke objek wisata IKN Nusantara di daerah Penajam Paser Utara.
Melihat besarnya minat kunjungan wisatawan ke IKN tentunya membawa dampak baik dari sisi pemasukan dan munculnya permasalahan lainnya seperti permasalahan sampah dan lainnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Malta VS Estonia, UEFA Nations League Kamis 9 Juni 2022
“Kami melihat, sektor pariwisata di IKN dan seluruh wilayah Kaltim saatnya harus disiapkan. Dan tak hanya Dinas Pariwisata saja yang bertanggung jawab namun menjadi tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.***
Artikel Terkait
PPDB Kalteng 2022, SMAN 2 Kota Palangkaraya Akan Buka Pendaftaran Online pada 28 Juni 2022
Pemprov Kaltara Adakan FDG Pemanfaatan Komoditi Unggulan Pertanian dan Perikanan Unggulan Ekspor
Oknum Guru di Pangkalan Bun Lakukan Pemukulan Terhadap Siswa, Aksi Tersebut Viral di Media Sosial
Dinas Perhubungan Keluarkan Aturan Penggunaan Sepeda Listrik ada Tujuh Ketentuan
Tidak Pulang Beberapa Hari, Seorang Wanita Laporkan Suaminya yang Diduga Selingkuh Ke Polisi
Lestarikan Permainan Tradisional Layang-layang, KORMI Malinau Kalimantan Utara adakan Lomba Layangan Hias
Akhirnya, Kepala Desa Dadahup, Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Lepas dari Jerat Tindak Pidana
Saksikan Festival Budaya Dayak Kenyah akan Digelar Akhir Juni Ini di Desa Pampang ,Samarinda, Kalimantan Timur
Larangan Ekspor Dicabut Namun Harga TBS Kelapa Sawit Masih Rendah, Pemprov Kalteng Tetapkan Harga
MHA Mului Desa Swan Slutung, Muara Koman, Kabupaten Paser Kalimantan Timur Raih Penghargaan Kalpataru 2022