Diberikan amanat dari Pangeran Suriansyah Kerajaan Banjar untuk menyebarkan Agama Islam ke Kotawaringin, Kyai Gede alias Abdul Qadir Assegaf masuk ke Kotawaringin Lama 1595.
Kyai Gede, Khatib Dayan beserta pengikutnya berangkat menuju Kutaringin atau Kotawaringin Lama pada tahun 1595.
Abdul Qadir Assegaf atau Kyai Gede enyusuri Sungai Arut dan Sungai Lamandau menggunakan perahu, dan bertemu dengan Pangeran Adipati Antakusuma putra dari Sultan Musta’inubillah, raja dari Kerajaan Banjar.
Peninggalan Kyai Gede pun sampai sekarang masih memberikan hal positif kepada masyarakat Kotawaringin Lama.
Masjid Kyai Gede yang terbuat dari ulin, Haulan Kyai Gede yang digelar setiap tahunnya juga menjadi peninggalan berharga untuk masyarakat Kotawaringin Lama.
Tak hanya dari Kecamatan Kotawaringin Lama, Haulan Kyai Gede diikuti ribuan masyarakat dari luar provinsi dan luar pulau.
HUT Kutaringin ke-419 ini semoga bisa membawa hal positif dan semakin berkembangnya Kotawaringin Lama. ***
Artikel Terkait
Resep Makanan Khas Dayak Maanyan Kalimantan Tengah, Wadi Babi atau Wawui
Resep Makanan Khas Dayak Maanyan di Kalimantan Tengah 'Karuang atau Kalumpe' Berbahan Dasar Daun Singkong
Kabar Duka, KH Dimyati Rois Meninggal Dunia, Berikut Profil Singkat Beliau: Ketua Dewan Syuro
Jadwal Acara Trans TV Hari ini Sabtu 11 Juni 2022, Bioskop TRANS TV: Ada Anna dan Batman Forever
Prediksi Skor Akhir Ukraine VS Armenia, UEFA Nations League Sabtu 11 Juni 2022