HUT Kutaringin ke-419, Simak Sejarah Kotawaringin Lama Atau Kutaringin: Kecamatan Tertua Kotawaringin Barat

photo author
Ahmad Raja Sabandurie, Kalimantan Satu
- Sabtu, 11 Juni 2022 | 08:42 WIB
HUT Kutaringin ke-419, Sabtu 11 Juni 2022 (Tim Redaksi Kalimantansatu)
HUT Kutaringin ke-419, Sabtu 11 Juni 2022 (Tim Redaksi Kalimantansatu)

Diberikan amanat dari Pangeran Suriansyah Kerajaan Banjar untuk menyebarkan Agama Islam ke Kotawaringin, Kyai Gede alias Abdul Qadir Assegaf masuk ke Kotawaringin Lama 1595.

Kyai Gede, Khatib Dayan beserta pengikutnya berangkat menuju Kutaringin atau Kotawaringin Lama pada tahun 1595.

Baca Juga: Festival Seni dan Budaya Suku Dayak Kenyah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara Akan Dimulai Siang ini

Abdul Qadir Assegaf atau Kyai Gede enyusuri Sungai Arut dan Sungai Lamandau menggunakan perahu, dan bertemu dengan Pangeran Adipati Antakusuma putra dari Sultan Musta’inubillah, raja dari Kerajaan Banjar.

Peninggalan Kyai Gede pun sampai sekarang masih memberikan hal positif kepada masyarakat Kotawaringin Lama.

Masjid Kyai Gede yang terbuat dari ulin, Haulan Kyai Gede yang digelar setiap tahunnya juga menjadi peninggalan berharga untuk masyarakat Kotawaringin Lama.

Tak hanya dari Kecamatan Kotawaringin Lama, Haulan Kyai Gede diikuti ribuan masyarakat dari luar provinsi dan luar pulau.

HUT Kutaringin ke-419 ini semoga bisa membawa hal positif dan semakin berkembangnya Kotawaringin Lama. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ahmad Raja Sabandurie

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X