KALIMANTANSATU.COM - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong madu menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menekankan penguatan peran pengusaha madu nasional dalam mendukung sekaligus masuk rantai pasok MBG.
Ia menekankan pentingnya menjadikan madu sebagai alternatif bahan pangan bergizi dalam menu MBG.
“Madu adalah anugerah alam yang kaya manfaat. Kandungan bioaktifnya mampu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat konsentrasi belajar, dan mempercepat pemulihan kesehatan. Karena itu, madu layak menjadi bagian penting dalam membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya saat acara daring Konsultasi Pemanfaatan Teknologi dalam Rangka Mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Semarang, Rabu (9/10/2025).
Menurut Maman, madu adalah anugerah alam yang kaya manfaat.
Kandungan bioaktif madu mampu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat konsentrasi belajar, dan mempercepat pemulihan kesehatan.
"Karena itu, madu layak menjadi bagian penting dalam membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” timpalnya.
Maman bilang, MBG tidak hanya bertujuan memastikan asupan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi rakyat melalui keterlibatan UMKM penghasil madu dalam rantai pasok nasional.
“Melalui forum ini, kita bersama mendorong madu menjadi bagian dari Program MBG sebagai wujud nyata keterlibatan UMKM dalam program prioritas Presiden,” tandasnya.
Sebagai informasi, MBG menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif di Indonesia.
(*)