Inilah 5 Kritik Keras untuk BGN dari Aliansi Masyarakat, Tuntut Pencopotan Pejabat hingga Klaim Setoran Uang Jual Beli Titik Dapur MBG

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 11:31 WIB
Potret siswa menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Kalimantansatu.com/Dok. Badan Komunikasi Pemerintah RI)
Potret siswa menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Kalimantansatu.com/Dok. Badan Komunikasi Pemerintah RI)

KALIMANTANSATU.COM – Aliansi Pemantau Program Badan Gizi Nasional menyuarakan sejumlah tuntutan untuk perbaikan pelaksanaan maka Bergizi Gratis (MBG).

Klaim pernyataan Ketua Umum Aliansi Pemantau Program BGN, Ahmad Yazdi pun kini viral di media sosial.

Dalam tuntutan aliansi tersebut seperti mencopot jabatan fungsional 6 pejabat BGN hingga klaim ada permainan jual beli titik dapur mitra.

Kinerja verifikator dapur MBG di lapangan pun tak luput dari sorotan Aliansi Pemantau Program MBG.

“Kami melayangkan surat tuntutan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, ini suratnya sudah kami sampaikan Kesekretariatan Negara, sudah diterima juga,” ujar Ahmad Yazdi dikutip dari pernyataan persnya pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : PT Multi Artha Pratama Jual Saham PANI Rp2,5 T ! Apa Tujuannya Hingga Kepemilikan Saham di Pantai Indah Kapuk Dua Turun 1,05% ?

1. Tuntut Pencopotan 6 Pejabat BGN

Ahmad Yazdi membeberkan 6 nama pejabat BGN yang diminta untuk mundur atau dicopot oleh Presiden, yakni Kepala BGN sendiri, Dadan Hindayana, kemudian Tigor Pangaribuan, Ari Santoso, Ricola Febri, Redy Hendra Gunawan, dan Sony Sonjaya.

“Kenapa nama-nama tersebut kami usulkan, karena kami memandang dan melihat bahwa nama-nama itu adalah benalu yang jelas dan nyata di BGN,” ucap Yazdi.

2. Tuntut Peningkatan Kinerja untuk Cegah Keracunan

Kasus keracunan makanan MBG juga menjadi perhatian, sehingga Yazdi cs meminta BGN untuk meningkatkan kualitas dan etos kerja, termasuk pengawasan pada dapur yang sudah beroperasi.

“Permasalahan keracunan yang terjadi pada dapur gizi di wilayah Indonesia ini terjadi pada dapur yang sudah jalan,” imbuhnya.

Baca Juga: Manajemen MIND ID Tegaskan Satgas Timah Bukan Alat Penindakan, Tapi Mesin Pembenahan

3. Kritik Kebijakan Roll Back

Kepala BGN, Dadan Hindayana sempat mengungkapkan beberapa waktu lalu ada 5.000 mitra dapur MBG yang kena kebijakan roll back.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X