KALIMANTANSATU.COM — Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Kementerian Ekonomi Kreatif RI terus melalukan koordinasi untuk dapat menghadirkan skema pembiayaan baru bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf).
Dalam rapat koordinasi Rabu (22/4/2026) mengenai investasi kreatif dan pengembangan skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual (KI), kedua pihak menegaskan komitmen untuk mendorong pilot project KUR berbasis KI sebagai model pembiayaan inovatif yang diharapkan dapat direplikasi secara nasional.
Dalam pembahasan rapat, Direktur Program Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi (PAPPI) Kementerian Ekonomi Kreatif RI Hayun menyampaikan bahwa pilot project pembiayaan KUR berbasis KI bersama Bank Mandiri dan OJK di Jakarta telah berjalan dengan target pembiayaan antara Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Skema ini ditujukan bagi pelaku ekonomi kreatif yang usahanya telah berjalan minimal dua tahun, memiliki omzet minimal Rp50 juta per bulan, dan didukung data pendapatan usaha sekurang-kurangnya selama satu tahun.
Evaluasi kelayakan dilakukan berdasarkan kemampuan bayar serta nilai kekayaan intelektual yang divaluasi.
Sehingga, skema ini tidak hanya bertumpu pada agunan fisik, tetapi mulai membuka ruang bagi KI sebagai aset bernilai ekonomi.
"Tantangan implementasi program masih cukup besar. Dari 1.045 pendaftar, hanya 54 pelaku yang dinilai memenuhi syarat lengkap untuk mengakses pembiayaan. Kendala utama terletak pada kesiapan legalitas usaha, legalitas kekayaan intelektual, dan kelengkapan data bisnis," katanya.
Karena itu, ICCN diposisikan sebagai jembatan strategis untuk mempercepat sosialisasi, kurasi peserta, dan inkubasi bagi pelaku yang potensial tetapi belum memenuhi persyaratan program.
Ketua Harian ICCN Vicky Arief menyampaikan bahwa ICCN mendapatkan amanah sebagai mitra strategis Kementerian Ekonomi Kreatif dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, terutama pada aspek IP, edukasi, inkubasi, dan akses permodalan. Kolaborasi ini akan diperkuat melalui sinergi pentahelix yang melibatkan kementerian, ICCN, OJK, dan bank pelaksana.
Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan “pecah telur” pembiayaan IP Financing pertama di Indonesia, yang nantinya bisa menjadi model nasional bagi subsektor ekonomi kreatif lainnya.
"Salah satu inovasi yang turut dibahas ialah pengembangan model agregator dalam pembiayaan KUR untuk subsektor musik dan konten digital. Model ini dirancang untuk memudahkan pengelolaan pinjaman bagi artis dan kreator, di mana agregator berperan sebagai penjamin sekaligus distributor pembayaran royalti. Dengan sistem ini, pembayaran dari platform digital seperti YouTube dan Spotify dapat dikelola lebih terukur, sehingga risiko kredit macet dapat ditekan," ungkapnya.
Simulasi yang dipaparkan dalam rapat bahkan menunjukkan potensi ROI investor sekitar 28,94 persen, dengan masa pengembalian berkisar antara 30 hingga 52 bulan.
Artikel Terkait
UKP Mendengar : Wakil Ketua ICCN Raffi Ahmad Kunjungi Subang, Bawa Harapan Baru bagi Ekraf Lokal
Teken MoU, Promedia Group Kolaborasi dengan ICCN untuk Wujudkan Kemandirian Para Pelaku Ekonomi Kreatif di Seluruh Indonesia
Buruan Daftar ! ICCN Ajak Peneliti dan Akademisi Kolaborasi Riset Bersama untuk Kembangkan Pengetahuan Kota/Kabupaten Kreatif Indonesia
ICCN Buka Kolaborasi untuk Pengembangan IP, Peluang Buat Kamu yang Punya Karya Kreatif
Korda ICCN Lampung Ikut Residensi dan Pameran di Thailand, Perluas Eksposur Praktik Seni Visual Indonesia di Kancah Global
Buku Digital Retrospektif Kota Kreatif Diluncurkan ICCN, Merekam Perjalanan Kota-Kabupaten Kreatif Indonesia
Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Apresiasi dan Dukung Film Pelangi di Mars, Representasi Kreativitas serta Kualitas Karya Sineas Indonesia
Viral Kasus Videografer Amsal Sitepu, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Anggap Momentum Menata Sistem Ekonomi Kreatif Indonesia
Sinergitas Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif
ICCN Bareng Intel, IGVI dan AXIOO Class Program Gelar Pelatihan Eksklusif untuk 158 Guru Vokasi, Sejumlah Skill Ini Dikupas Habis !