Jawab Kekhawatiran Publik ! Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Prinsip Transparansi dan Kehati-hatian dalam Pengelolaan Danantara

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 24 Februari 2025 | 12:46 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan prinsip transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan BP Investasi Danantara.  Hal ini ditekankannya dalam peluncuran Danantara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan prinsip transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan BP Investasi Danantara. Hal ini ditekankannya dalam peluncuran Danantara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/2/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan prinsip transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan BP Investasi Danantara.

Hal ini ditekankannya dalam peluncuran Danantara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/2/2025).

Prabowo menjelaskan bahwa pembentukan Danantara menandai era baru bagi BUMN, yang kini bukan lagi hanya entitas bisnis melainkan sebagai aset nasional yang akan menjadi agen pembangunan dan pertumbuhan fundamental bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Momen Presiden Prabowo Subianto Ucap Bismillah Sebelum Tandatangani Keppres Dewas dan Badan Pelaksana BPI Danantara

“Oleh karena itu BUMN harus beroperasi dengan standar yang tinggi, governance yang terbaik, BUMN harus mengdepankan inovasi, gagasan besar, transparansi, kemajuan teknologi, sekaligus menjaga disiplin, kehati-hatian serta komitmen terhadap tata kelola yang baik dan pengelolaan yang bertanggung jawab,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan pemerintahannya telah membuktikan komitmen dalam mengelola kekayaan negara dengan disiplin keuangan yang ketat dan tata kelola yang bertanggung jawab dalam 100 hari pertama bekerja.

“Kami berhasil mengamankan lebih dari Rp 300 triliun, hampir 20 miliar dolar AS dalam bentuk tabungan negara. Dana yang sebelumnya terhambat oleh inefisiensi, korupsi, dan belanja-belanja yang kurang tepat sasaran,” kata Prabowo.

Prabowo juga menekankan dirinya bertekad keras untuk membangun suatu pemerintahan yang bersih yang bebas dari korupsi.

Baca Juga: BPI Danantara Resmi Beroperasional, Anggota Komisi VI DPR RI Firnando H Ganinduto Optimistis Investasi Naik Signifikan

“Saya akan melawan korupsi dengan sekeras kerasnya dan dengan segala tenaga dan upaya yang bisa saya kerahkan tanpa pandang bulu.”

“Prinsip yang sama akan menjadi fondasi dalam pengelolaan Danantara Indonesia,” jelasnya.

Prabowo menjelaskan bahwa dana yang sebelumnya tidak tepat sasaran dan tidak efisien tersebut kini dapat dikelola oleh Danantara Indonesia dan dapat diinvestasikan dalam 20 atau lebih proyek nasional sebagai bagian dari industrialisasi yang dapat menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.

“Proyek-proyek yang berdampak tinggi, yang akan menciptakan nilai tambah yang signifikan untuk bangsa kita, menciptakan manfaat nyata, lapangan kerja yang bermutu. dan kemakmuran yang berjangka panjang bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Perbedaan Isi Sertifikat Retret Kepala Daerah yang Ikut Sejak Hari Pertama dan yang Datang Terlambat ! Dijelaskan Mendagri Tito Karnavian

“Kita tidak mau lagi menjual sumber daya alam kita murah, kita tidak mau jadi sumber raw material bagi bangsa lain,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X