Melihat Hasil Diplomasi Prabowo ke Luar Negeri ! Dari Saudi hingga Amerika Serikat, Kerja Sama Strategis Disinyalir Sentuh Angka Rp2.281 Triliun

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Selasa, 2 Juni 2026 | 21:06 WIB
Melihat perjalanan diplomasi Presiden RI, Prabowo Subianto ke berbagai negara dalam rangka kerja sama strategis. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @prabowo)
Melihat perjalanan diplomasi Presiden RI, Prabowo Subianto ke berbagai negara dalam rangka kerja sama strategis. (Kalimantansatu.com/Dok. IG @prabowo)

Baca Juga: Kini Kamu Bisa Dukung Kalimantansatu.com Lewat Traktir Kopi, Fitur Sederhana yang Bikin Semakin Dekat Dengan Pembaca Lintas Generasi

KALIMANTANSATU.COM - Lagi ramai di media sosial, sebagian publik membahas ihwal kritik dari eks Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam kritikannya, Dino Patti menyoroti tingginya frekuensi kunjungan kerja (kunker) luar negeri Presiden RI sejak memimpin Indonesia sejak Oktober 2024 lalu.

Setelah ramainya sorotan itu, Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya telah menegaskan bahwa rangkaian kunker Presiden RI ke berbagai negara, menghasilkan capaian konkret bagi Indonesia.

Baca Juga: Seskab Teddy Indra Wijaya Jawab Kritik Dino Patti Djalal Terkait Kunjungan Kerja Luar Negeri Prabowo, Jelaskan Manfaat Nyata bagi Bangsa

Teddy menilai, hasil diplomasi tersebut terlihat dari peningkatan investasi, perluasan akses pasar ekspor, penguatan sektor pertahanan, hingga kerja sama internasional di berbagai bidang.

Oleh karena itu, Seskab RI menilai anggapan yang menyebut kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden RI hanya bersifat seremonial, tidak sesuai dengan fakta yang ada.

"Salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, seremonial," tegas Teddy dalam keterangannya, pada Selasa, 2 Juni 2026.

"Jadi kita harus lihat apa yang sudah dicapai dalam 1,5 tahun terakhir ini," tambahnya.

Berkaca dari hal itu, berbagai kesempatan dan komitmen RI sebenarnya telah diumumkan secara resmi bersama negara mitra, mulai dari Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat (AS).

Atas kerja sama yang dilakukan Presiden RI dengan berbagai negara mitra itu, total komitmen investasi konservatif itu disinyalir mencapai 123,23 miliar USD atau Rp2.198 triliun ditambah dengan 4 miliar Euro atau setara Rp83 triliun, sehingga totalnya Rp2.281 triliun.

Baca Juga: Singtel Alpha Investment Jual Semua Saham SUPA (Super Bank Indonesia), Mengapa ?

Lantas, bagaimana kerja sama strategis yang dihasilkan Presiden Prabowo melalui berbagai kesempatan diplomasi ke luar negeri? Berikut ulasannya.

Teken Investasi Rp330 T di London

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X