ekonomi-bisnis

Dasco Ajak Masyarakat Jual Dollar, Pekan Depan Rupiah Diprediksi Lebih Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB
Dasco Ajak Masyarakat Jual Dollar, Pekan Depan Rupiah Diprediksi Lebih Menguat (Dok. Istimewa)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Achmad mengaku optimistis pemerintah akan melakukan kerja-kerja konkret untuk memperkuat Rupiah.

Pemerintah bahkan telah menyiapkan strategi khusus untuk menaikkan nilai tukar rupiah.

"Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah bahwa dalam minggu ini dan ke depan ada strategi-strategi khusus yang akan dilakukan pemerintah. Dari informasi yang saya dengar, saya yakin langkah-langkah tersebut akan membuat nilai tukar rupiah semakin menguat," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimistis Nilai Tukar Rupiah Akan Menguat di Semester II 2026, Kepercayaan Investor Membaik Terhadap Pasar Keuangan Indonesia

Dasco juga menyinggung soal data yang menunjukkan IHSG dan rupiah mulai menguat dalam beberapa hari terakhir.

Bagi dia, penguatan itu tak lepas dari kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Ya, saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat sehingga hal itu berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah," katanya.

Atas hal tersebut, Ketua Harian Partai Gerindra ini pun menyarankan kepada masyarakat yang memiliki Dollar untuk segera menukarnya ke rupiah.

Dasco khawatir bila masyarakat yang 'menimbun' Dollar dengan harapan mendapatkan keuntungan lebih justru akan rugi lantaran rupiah ke depan diprediksi terus menguat.

Baca Juga: Kontroversi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jabar Picu Polemik! Ormas Laskar Benteng Indonesia Minta Kadisdik Diganti, Nilai Tak Becus Urus Anggaran

"Mungkin bagi teman-teman yang saat ini menyimpan dolar dengan harapan mendapatkan keuntungan lebih, sebaiknya dolarnya dilepas. Karena kalau minggu depan nilai rupiah menguat, kan kasihan kalau masih menyimpan dolar. Itu imbauan saya," tegasnya.

(*)

Tags

Terkini