KALIMANTANSATU.COM - Indonesia digadang-gadang akan menyambut bonus demografi 2045.
Untuk mempersiapkan generasi emas 2045, salah satu yang dientaskan oleh pemerintah adalah masalah stunting.
Saat ini, dari tingkat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah gencar menekan angka stunting di wilayahnya.
Sebenarnya, apa itu stunting ? Mari kita ketahui stunting itu apa, penyebab stunting dan cara mengukur stunting.
Stunting adalah salah satu ukuran utama yang digunakan untuk menilai malnutrisi pada anak.
Hal ini menunjukkan bahwa seorang anak gagal mencapai potensi pertumbuhannya akibat penyakit, kesehatan yang buruk, dan kekurangan gizi.
Seorang anak dikatakan 'kerdil' jika ia terlalu pendek untuk usianya.
Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan mereka terhambat.
Stunting bukan hanya persoalan pada masa kanak-kanak.
Hal ini mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif – dampak yang dapat bertahan sepanjang hidup seseorang.
Terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa 'catch-up growth' mungkin terjadi: bahwa dampak-dampak tersebut dapat dibalik jika kondisi lingkungan membaik secara signifikan. Namun hal ini tidak selalu terjadi.
Bagaimana cara mengukur stunting ?
Dilansir ourworldindata.org, stunting diukur berdasarkan tinggi badan anak dibandingkan dengan usianya.