KALIMANTANSATU.COM - Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), picky eater masih termasuk masalah makan yang normal dalam perkembangan anak usia 1-3 tahun.
Nah, bila orang tua mendapati anaknya menjadi picky eater, satu hal yang harus diingat bahwa perilaku ini lazim terjadi di kalangan anak-anak.
Jadi mengedepankan emosi bukanlah pilihan untuk mengatasi masalah pilih-pilih makanan pada anak.
Anak yang picky eater tidak harus selalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pemeriksaan.
Seringnya pilih-pilih makanan ini hanya menjadi fase dalam proses tumbuh kembang anak.
Namun orang tua jangan sampai mengesampingkan hal-hal yang mungkin menandakan adanya masalah perilaku anak, termasuk autisme dan ARFID.
Begitu juga bila anak mengalami penurunan atau pertambahan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat terkait dengan perilaku picky eating tersebut.
Bila merasa tidak yakin akan kondisi anak atau ingin mendapat saran medis dari ahlinya, orang tua dapat mendatangi dokter anak kapan saja.
Bagaimana Cara Mengatasi Picky Eater ?
Dikutip dari Primaya Hospital, orang tua bisa mencoba sejumlah cara mengatasi Picky Eater berikut ini :
1. Makan makanan yang sama dengan anak, tapi tak perlu memakai garam untuk makanan. anak agar anak tak cenderung lebih suka makanan asin.
2. Makan bersama dengan anak dan tunjukkan bahwa orang tua menyukai makanan itu.
3. Berikan anak porsi yang kecil dan berikan pujian meski ia hanya makan sedikit.
4. Ketika anak menolak makanan, jangan memaksanya makan. Tetap tenang dan ambil makanan itu tanpa mengatakan apa-apa. Coba berikan makanan itu di lain waktu.