Resmi Nama Internasional Turki Menjadi Turkiye, Ini Tanggapan Recep Tayyip Erdogan

photo author
Febbri Yanto Susanto, Kalimantan Satu
- Jumat, 3 Juni 2022 | 15:50 WIB
Ilustrasi foto, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan  (@Fatih__Bildik)
Ilustrasi foto, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (@Fatih__Bildik)

Kalimantansatu - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara resmi mengubah nama Internasional Turki menjadi Turkiye.

Pengubahan sebutan Internasional itu berdasarkan permintaan Ankara yang mengusulkan ingin disebut dengan Turkiye.

Dengan begitu, sebutan nama Turkiye akan berlaku secara Internasional dan menjadi penyebutan resmi negara tersebut di seluruh dunia.

Baca Juga: Selundupkan Ganja Via Jasa Ekspedisi, Pria ini Ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan

Seperti yang dikutip Kalimantansatu.com dari Antara yang melansir dari Anadolu Agency yang menjelaskan bahwa PBB menerima surat dari Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavosuglo yang ditujukan kepada Sekjen PBB, Antonio Gutteres meminta "Tukiye" alih-alih Turki untuk digunakan secara Internasional, kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric.

Dujjaric juga mengatakan bahwa nama Internasional itu akan mulai berlaku sejak surat tersebut diterima.

Cavusoglu mengumumkan pengajuan resmi surat tersebut kepada PBB dan organisasi internasional lainnya pada Selasa, 31 Mei 2022 lalu.

"Bersama dengan Direktorat Komunikasi kami, kami telah berhasil mempersiapkan landasan yang baik untuk ini. Kami telah memungkinkan PBB dan organisasi internasional lainnya, negara-negara untuk melihat perubahan ini menggunakan Turkiye, " kata Cavusoglu kepada Anadolu di Ibu Kota Ankara.

Baca Juga: Film Satria Dewa: Gatotkaca Segera Tayang di Bioskop, Inilah Sinopsis dan Jadwal Tayang

Turki memulai langkah untuk mengubah nama resminya yang diakui secara internasional dalam bahasa Inggris menjadi "Turkiye" pada Desember lalu, setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan merilis sebuah memorandum dan meminta publik untuk menggunakan "Turkiye" untuk merujuk negara itu dalam setiap bahasa.

Erdogan juga mengimbau perusahaan untuk menggunakan label "Made in Turkiye" untuk barang ekspor mereka.

Selain itu, lembaga negara juga diinstruksikan untuk menggunakan "Turkiye" dalam korespondensi mereka.

Menurut Erdogan, "Turkiye" adalah representasi dan ekspresi terbaik dari budaya, peradaban, dan nilai-nilai rakyat Turki.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Febbri Yanto Susanto

Sumber: Anadolu Agency, Antara

Tags

Rekomendasi

Terkini

X