Komandan Resimen Azov dari Garda Nasional Ukraina Denys Prokopenko Siapkan Mayor Mykyta Nadtochi Menggantinya

photo author
Patriano Jaya Maleh, Kalimantan Satu
- Minggu, 19 Juni 2022 | 14:30 WIB
Komandan Resimen Azov dari Garda Nasional Ukraina Denys Prokopenko (Twitter @polk_azov)
Komandan Resimen Azov dari Garda Nasional Ukraina Denys Prokopenko (Twitter @polk_azov)

KALIMANTAN SATU - Kondisi Komandan Resimen Azov dari Garda Nasional Ukraina Denys Prokopenko saat ini dikabarkan dalam tahanan perang militer Rusia dan sekutunya.

Untuk itu Mayor Mykyta Nadtochi dari Resimen Azov menyampaikan bahwa Denys Prokopenko menghubunginya bahwa ia harus bersiap mengabil alih tugas Komandan Resimen Azov ini.

Hal ini disampaikan Mayor Nadtochii dalam komentarnya untuk Radio Svoboda seperti yang dilansir pravda.com.ua.

Baca Juga: Film My Sassy Girl Versi Indonesia Segera Tayang di Bioskop Dengan Pemeran Utama Jefri Nichol dan Tiara Andini

Resimen atau Batalion Azov sendiri ditunding Rusia sebagai batalion nasionalis dan berhaluan Nazi sehingga menjadi salah satu target denazifikasi dari operasi militer khusus Rusia ke Ukraina.

"Itu hanya pesan Telegram [dari Denys Prokopenko - ed.], yang mengatakan 'kapan pun Anda siap untuk mengambil posisi, hubungi orang-orang ini dan itu, dan kemudian pergi dan ambil alih komando sampai saya kembali'."ujar Mayor Mykyta Nadtochi.

Selama pengepungan di kota Mariupol beberapa waktu lalu, Nadtochii memimpin batalion kedua Resimen Azov yang mempertahankan kota ini dari gempuran Rusia dan sekutunya.

Baca Juga: Pertama Kali dalam 40 Tahun, Indonesia Tak Kirimkan Wakil di Indonesia Open

Nadtochii mengatakan bahwa dia terluka dalam pertempuran di Azovstal pada bulan Maret, selama hari-hari awal pengepungan Mariupol.

Ia menceritakan bahawa saat dirinya mencoba untuk mengangkut orang yang meninggal dan terluka ke rumah sakit di wilayah Azovstal, sebuah roket yang diluncurkan dari pesawat serbu Rusia meledak tepat di sebelahnya.

Akibat dari serangan ini, pecahan roket mengenai kepala, kedua kaki, perut, dan lengan kiri Nadtochi sehingga pada 21 Maret, helikopter Ukraina mengevakuasi Nadtochi bersama tentara lain yang terluka parah.

Baca Juga: Sandiaga Uno Akan Tinjau Langsung 50 Besar ADWI 2022, Kadisbudpar Kalteng Kunjungi Desa Wisata Sungai Sekonyer

Menurut Nadtochii, helikopter evakuasi pertama mengirimkan makanan, dan kemudian mulai mengevakuasi yang terluka parah, termasuk dirinya sendiri.

Seperti diketahui unit tempur yang mempertahankan Azovstal Mariupol baru dapat meninggalkan Azovstal ke wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia antara 16 dan 20 Mei.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patriano Jaya Maleh

Sumber: pravda.com.ua

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X