KALIMANTANSATU.COM, SURABAYA - PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) mencatat kinerja keuangan solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025 (9M25).
OMED berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp1,47 triliun, meningkat 7,7% Year on Year (YoY) dibandingkan Rp1,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan penjualan double digit pada segmen perawatan luka, bioteknologi dan laboratorium, serta alat bantu jalan dan perawatan rehabilitasi.
Selain itu, ekspor ke Amerika Serikat melonjak 116,8% YoY, mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi global Perseroan.
Dari sisi profitabilitas, laba bruto naik 11,5% YoY, dengan margin laba bruto meningkat dari 32,8% menjadi 33,9%.
Laba usaha meningkat 18,7% YoY, dengan margin naik dari 17,4% menjadi 19,2%.
Sementara itu, laba bersih tumbuh 20,3% YoY, dengan margin laba bersih meningkat dari 15,6% menjadi 17,4%.
Secara neraca, posisi keuangan Perseroan tetap sangat solid, dengan total aset mencapai Rp3,04 triliun, liabilitas Rp390 miliar, dan ekuitas Rp2,65 triliun.
Debt-to- Equity Ratio (DER) terjaga sangat rendah di 0,07x, mencerminkan struktur permodalan yang sehat dan fleksibilitas untuk ekspansi berkelanjutan.
Direktur Keuangan OMED, Eka Suwignyoo menegaskan, kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi produk dan ekspansi pasar.
"OMED terus berkomitmen memperkuat kapasitas produksi, menjaga kualitas, dan memperluas penetrasi di pasar domestik maupun internasional," kata dia dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).
OMED juga merasakan dampak positif dari kebijakan China +1, di mana perusahaan Amerika Serikat semakin mendiversifikasi rantai pasok mereka dari Tiongkok ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia.