KALIMANTANSATU.COM - Terungkap, 3 risiko utama yang dihadapi oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam operasional bisnis sepanjang tahun 2025.
Hal ini berdasarkan Hasil Paparan Publik Tahunan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk pada Rabu (12/11/2025).
Secara umum, CUAN menghadapi beberapa risiko utama sebagai berikut:
1. Risiko volatilitas harga komoditas
Perseroan memiliki eksposur terhadap fluktuasi harga global, khususnya pada batu bara termal.
Untuk mengurangi dampaknya, CUAN secara bertahap memperbesar porsi batu bara metalurgi dan mineral lain, serta memperluas bisnis ke sektor energi dan jasa pertambangan yang menawarkan profil margin yang lebih stabil.
2. Risiko operasional dan regulasi pertambangan
Perubahan kebijakan atau peraturan pemerintah seperti penyesuaian tarif royalti, kewajiban DMO, maupun aturan perizinan tambang lainnya dapat memengaruhi finansial Perseroan.
Untuk itu, Petrindo Jaya Kreasi menerapkan pengelolaan kepatuhan dan tata kelola yang ketat, serta menjalin komunikasi yang aktif dengan regulator.
3. Risiko integrasi pasca akuisisi
Dengan berbagai akuisisi strategis yang telah dilakukan, termasuk akuisisi GDI, HBS Grup, dan Hafar Grup, tantangan integrasi proses, budaya kerja, dan sistem operasional menjadi fokus penting.
Perseroan telah menyiapkan rencana integrasi bertahap yang dikoordinasikan lintas entitas guna memastikan seluruh akuisisi memberikan sinergi dan kontribusi optimal sesuai target.